Bupati Lebong Azhari Ditunjuk Pimpin DPD PAN, Meski Pernah Berhadapan di Pilkada 2024

Bupati Lebong Azhari Ditunjuk Pimpin DPD PAN, Meski Pernah Berhadapan di Pilkada 2024

LEBONG – Konstelasi politik di Kabupaten Lebong kembali bergerak dinamis. Azhari, yang baru saja memenangi Pilkada Serentak 2024 dan kini menjabat sebagai Bupati Lebong, ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Lebong. Penunjukan ini menarik perhatian karena pada Pilkada 2024 lalu PAN berada di kubu lawan dengan mengusung kandidat petahana, Kopli Ansori.

Pada kontestasi Pilkada 2024, Azhari maju dengan dukungan koalisi Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Hanura, dan Partai Gelora. Ia kemudian mengalahkan Kopli Ansori yang diusung PAN bersama koalisinya. Namun, setelah kemenangan tersebut, arah politik Azhari berbelok dengan bergabung ke PAN dan dipercaya memimpin kepengurusan partai di tingkat kabupaten.

Azhari resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD PAN Lebong dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Hotel Mercure Bengkulu, Jumat (21/3/2025) sore. Dalam forum itu, Azhari menjadi calon tunggal dan terpilih secara aklamasi karena tidak ada kandidat lain yang maju.

Keputusan tersebut dinilai mengejutkan sebagian pihak mengingat PAN memiliki delapan kursi di DPRD Lebong, termasuk posisi Ketua DPRD yang dipegang Carles Ronsen. Carles sebelumnya menjabat Ketua DPD PAN Lebong dan digantikan oleh Azhari. Carles juga disebut sebagai kakak dari Kopli Ansori, rival Azhari pada Pilkada 2024.

Usai ditetapkan, Azhari langsung menggelar pertemuan dengan anggota DPRD dari Fraksi PAN. Dalam sambutannya, ia mengajak kader partai untuk bersatu membangun daerah.

“Alhamdulillah, terima kasih atas kepercayaan tim Formatur dan dukungan jajaran pengurus PAN Lebong yang telah memberikan amanah kepada saya. Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Lebong,” ujar Azhari.

Azhari sebelumnya disebut bukan kader partai politik. Ia merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Korps Adhyaksa yang memilih pensiun dini untuk maju dalam Pilkada 2024.

Dengan posisi barunya, Azhari kini memikul peran ganda sebagai kepala daerah sekaligus pimpinan partai yang sebelumnya menjadi rival politiknya. Perkembangan ini sekaligus menandai rekonsiliasi di internal PAN Lebong, di tengah dinamika politik lokal yang kerap berubah seiring kepentingan strategis.