Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana merespons kabar mengenai dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut-sebut dikelola oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Dadan menegaskan program MBG bersifat terbuka dan dapat diikuti oleh siapa saja selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Ia juga menjelaskan proses pendaftaran dilakukan melalui portal mitra dan diverifikasi oleh tim khusus.
“Program makan bergizi terbuka untuk seluruh warga negara dan kami tadi sudah jelaskan bagaimana proses verifikasinya. Kami tidak tahu siapa yang mendaftar. Semua melalui portal mitra, kemudian diverifikasi oleh 100 orang. Kami tidak ikut memverifikasi. Prosesnya berbasis kelengkapan, kesiapan, dan profesionalisme,” ujar Dadan melalui YouTube BGN, Selasa (23/9).
Menurut Dadan, identitas pemilik Sekolah Penyelenggara Gizi (SPG) biasanya baru diketahui setelah kegiatan operasional berjalan. Ia menyebut, dalam praktiknya, banyak penggerak utama program berasal dari sektor boga, seperti katering, restoran, hingga kafe.
“Biasanya kami akan tahu siapa di balik SPG itu setelah operasional. Memang setelah kegiatan berjalan kami melihat ada beberapa pemilik yang kami identifikasi sebagai orang yang sudah dikenal publik,” katanya.

