Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan arahan kepada anggota fraksi Partai Golkar di DPRD tingkat provinsi serta kabupaten/kota dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) tahun 2025. Dalam kesempatan itu, Bahlil menekankan pentingnya kepekaan kader terhadap kondisi masyarakat serta menjaga sikap saat berinteraksi dengan publik.
Arahan tersebut disampaikan Bahlil dalam konferensi pers Bimtek anggota fraksi Partai Golkar DPR provinsi dan kabupaten/kota 2025 yang digelar di Pullman Jakarta, Grogol, Jakarta Barat, Senin (15/9/2025) malam. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Profesionalitas Anggota Fraksi Partai Golkar dalam Menjalankan Peran, Tugas, dan Fungsinya sebagai Wakil Rakyat”.
Menurut Bahlil, bimtek merupakan agenda rutin DPP Partai Golkar yang bertujuan memperkuat konsolidasi sekaligus membangun kesepahaman dalam mengawal program pemerintah dan memperjuangkan aspirasi warga di daerah.
“Bimtek ini adalah sebuah kegiatan rutin dari DPP Partai Golkar untuk semua anggota fraksi DPR Kabupaten, Kota dan Provinsi. Inilah bagian yang paling penting konsolidasi dan juga membangun kesepahaman dalam mengawal program-program pemerintah dan sekaligus memperjuangkan aspirasi rakyat di tingkat bawah,” kata Bahlil.
Ia juga menyebut bimtek menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas anggota fraksi, sekaligus sarana berbagi informasi dan pengalaman dari daerah ke pusat.
“Ini adalah wadah untuk peningkatan kualitas dan informasi kepada anggota fraksi DPR kabupaten, kota dan juga sharing terhadap informasi perkembangan dari daerah ke pusat,” ujarnya.
Dalam arahannya, Bahlil meminta kader Golkar lebih peka terhadap perasaan masyarakat. Ia menegaskan anggota fraksi perlu membuka ruang pertemuan ketika ada warga yang menyampaikan aspirasi.
“Ya, tadi sudah saya menyampaikan bahwa di tengah masyarakat yang seperti ini, Golkar harus kembali peka. Harus lihat saudara-saudara kita di bawah,” kata Bahlil.
“Kalau ada yang menyampaikan aspirasi, ditemui. Ditemui, karena bagaimanapun kita ini mewakili rakyat,” tambahnya.
Selain itu, Bahlil mengingatkan anggota fraksi untuk menjaga perkataan, tindakan, serta menyesuaikan penampilan sebagai pejabat publik. Ia menilai, meski latar belakang kemampuan dan kondisi tiap orang berbeda, wakil rakyat perlu menunjukkan sikap yang selaras dengan mandat yang diemban.
“Yang kedua, saya juga meminta kepada seluruh anggota DPR dari fraksi Golkar agar baik dalam perkataan, tindakan, penampilan harus mampu kita menyesuaikan. Sekalipun kami yakin bahwa ada yang punya kemampuan lebih, ada yang kemampuannya juga di bawah, atau ada yang sederhana. Tapi kita sebagai pejabat harus mampu melakukan penyesuaian bahwa kita ini mewakili rakyat,” ucap Bahlil.
Ia menambahkan, Golkar harus menjadi wadah untuk bertukar pikiran dengan masyarakat dan memperjuangkan aspirasi mereka. Bahlil juga menyinggung agar anggaran yang dialokasikan benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.
“Kita harus menjadikan Golkar sebagai wadah untuk bertukar pikiran dengan rakyat dan memperjuangkan aspirasi rakyat,” imbuhnya.

