Sekretaris Aliansi Madura Indonesia, Abdul Aziz, S.H., mengkritik kinerja Penjabat (Pj) Kepala Desa Sumber, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang. Ia menilai pemerintah desa kurang responsif dalam menangani sejumlah persoalan infrastruktur yang dikeluhkan warga.
Kritik tersebut muncul setelah warga di beberapa wilayah Desa Sumber melakukan perbaikan jalan secara swadaya. Langkah itu diambil karena kondisi jalan dinilai rusak dan belum mendapatkan penanganan yang memadai.
Menurut Abdul Aziz, kondisi ketika masyarakat harus mengeluarkan biaya dan tenaga sendiri untuk memperbaiki akses utama warga seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah desa. Ia menekankan bahwa infrastruktur dasar merupakan kebutuhan masyarakat yang semestinya diprioritaskan.
Selain infrastruktur, Abdul Aziz juga menyoroti pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa. Ia menilai masyarakat berhak mengetahui program pembangunan yang direncanakan serta realisasi penggunaan anggaran yang bersumber dari keuangan negara.
Ia menyatakan kritik yang disampaikan merupakan bentuk kontrol sosial untuk mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
Sebagai tindak lanjut, Abdul Aziz menyampaikan rencana untuk mengirimkan surat resmi kepada Inspektorat Kabupaten Sampang dan Kejaksaan Negeri Sampang. Melalui surat itu, ia meminta agar dilakukan audit dan pemeriksaan terhadap pengelolaan Dana Desa serta program pembangunan di Desa Sumber sesuai kewenangan masing-masing lembaga.
Abdul Aziz menegaskan permintaan audit tersebut bukan merupakan tuduhan adanya pelanggaran hukum. Ia menyebut langkah itu bertujuan memperoleh kejelasan dan memastikan penggunaan anggaran desa dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, seraya tetap menghormati asas praduga tak bersalah.
Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi momentum evaluasi bagi Pemerintah Desa Sumber untuk lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat, meningkatkan keterbukaan informasi publik, serta memastikan pembangunan desa berjalan efektif dan tepat sasaran.