JAKARTA – Transformasi digital dinilai tidak lagi hanya berfokus pada kecepatan internet. Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan data dan ekspansi jaringan telekomunikasi, tuntutan agar bisnis dikelola secara ramah lingkungan juga kian menguat.
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menyatakan memperluas implementasi jaringan 5G sekaligus memperkuat komitmen terhadap praktik bisnis berkelanjutan. Upaya tersebut memperoleh pengakuan melalui penghargaan Diamond Achievement in Emission Transparency dalam ajang The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026 yang digelar Investor Trust.
Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan pengembangan jaringan 5G dijalankan seiring penerapan konsep Green Network dalam operasional perusahaan.
“Ekspansi 5G kami berjalan beriringan dengan penerapan Green Network agar digitalisasi tumbuh secara berkelanjutan,” kata Merza dalam keterangan resmi, Minggu (7/6/2026).
Menurut dia, jaringan masa depan dituntut mampu menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan sekaligus memberi dampak positif terhadap lingkungan. “Pengakuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat jaringan, dan memperluas implementasi 5G. Selain juga menjalankan operasional yang lebih efisien serta berkelanjutan,” ujarnya.
Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan konektivitas, XLSMART melanjutkan perluasan layanan 5G ke berbagai wilayah Indonesia. Pengembangan jaringan itu ditujukan untuk menghadirkan konektivitas yang lebih cepat dan andal bagi masyarakat maupun dunia usaha, sekaligus meningkatkan kapasitas jaringan untuk mengantisipasi pertumbuhan trafik data dari tahun ke tahun.
Dalam proses pengembangan tersebut, perusahaan menerapkan pendekatan Green Network yang disebut memungkinkan peningkatan kapasitas dan kualitas layanan dilakukan secara lebih efisien. Pendekatan itu mencakup optimalisasi operasional jaringan, penggunaan teknologi hemat energi, serta integrasi prinsip keberlanjutan dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi.
Penghargaan yang diterima XLSMART diberikan kepada perusahaan yang dinilai menunjukkan transparansi tinggi dalam pengelolaan dan pelaporan emisi karbon, termasuk emisi Scope 1, Scope 2, dan Scope 3. Pengakuan itu disebut didukung oleh konsistensi perusahaan dalam melakukan pengukuran, pengelolaan, dan pelaporan emisi secara terbuka dan terukur.
Sejumlah program yang disebut menopang pencapaian tersebut antara lain optimalisasi Green Network Operations, efisiensi energi jaringan, penggunaan energi terbarukan melalui Renewable Energy Certificate (REC), pemanfaatan panel surya pada sejumlah fasilitas operasional, pengelolaan limbah elektronik, serta implementasi program Zero Waste to Landfill.
Untuk memperkuat tata kelola keberlanjutan, XLSMART juga menyusun laporan keberlanjutan yang mengacu pada standar nasional dan internasional, di antaranya POJK 51/2017, GRI Standards, Sustainable Development Goals (SDGs), serta ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS). Perusahaan turut memantau kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) secara berkala melalui Sustainability Committee yang melibatkan jajaran manajemen lintas fungsi.
Pasca-merger, XLSMART menyatakan terus memperkuat integrasi aspek ESG dalam strategi bisnis, termasuk pengelolaan emisi gas rumah kaca yang kini diklaim berjalan lebih terintegrasi dan terukur.