Informasi pembagian voucher gratis kerap beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan. Meski terlihat menarik, masyarakat diminta tidak mudah tergiur karena sejumlah tautan semacam itu diketahui kerap dijadikan jebakan hoaks, bahkan mengarah pada penipuan digital dengan modus pencurian data pribadi.
Penelusuran Cek Fakta Liputan6.com terhadap beberapa klaim yang ramai dibagikan menunjukkan bahwa sebagian informasi terkait voucher gratis tidak benar dan berpotensi merugikan penerimanya. Kondisi ini menuntut kewaspadaan agar masyarakat tidak menjadi korban, sekaligus memahami ragam hoaks yang beredar.
Berikut beberapa contoh klaim terkait voucher gratis yang sempat beredar luas di media sosial.
Klaim e-voucher BBM gratis 50 liter mengatasnamakan Pertamina
Sebuah unggahan di Facebook pada 10 Mei 2026 menyebarkan klaim tentang “link bantuan Pertamina kupon subsidi e-voucher BBM gratis 50 liter”. Dalam narasinya, unggahan tersebut menyebut penyaluran bantuan kupon subsidi melalui Kementerian BUMN dan mengajak masyarakat mendaftar melalui sebuah tautan.
Unggahan itu juga menyertakan keterangan bahwa e-voucher dapat ditukarkan di Pertamina terdekat. Namun, klaim tersebut termasuk informasi yang perlu diwaspadai karena menjadi bagian dari daftar tautan voucher gratis yang ditelusuri Cek Fakta Liputan6.com.
Tautan pendaftaran voucher listrik gratis mengatasnamakan PLN
Di media sosial juga beredar postingan berisi tautan pendaftaran voucher listrik gratis dari PLN. Salah satu unggahan di Facebook tercatat dibagikan pada 19 Januari 2026.
Dalam narasinya, postingan tersebut menyebut program “PLN Peduli” dan mengajak pengguna untuk mengklik gambar guna mendaftar. Postingan itu disertai tautan yang mengarah ke situs tertentu. Klaim semacam ini turut masuk dalam penelusuran Cek Fakta Liputan6.com terkait voucher gratis yang beredar.
Klaim voucher tiga ember ayam gratis mengatasnamakan KFC
Klaim lain yang ramai beredar adalah informasi bahwa KFC membagikan voucher tiga ember ayam goreng gratis untuk merayakan HUT ke-71. Informasi tersebut disebarkan akun Facebook yang mencatut nama KFC, yakni “KFC Fans”.
Akun tersebut menuliskan ajakan agar warganet mengetik “Love KFC” di kolom komentar, lalu diminta membuka tautan tertentu untuk mendapatkan voucher. Konten itu disebut telah dibagikan 6.400 kali dan memperoleh sekitar 2.000 komentar.
Rangkaian klaim di atas menjadi pengingat agar pengguna media sosial lebih berhati-hati terhadap tautan yang menawarkan voucher gratis. Informasi semacam ini dapat digunakan sebagai umpan hoaks maupun penipuan digital, terutama ketika mengarahkan pengguna untuk mengklik tautan tertentu dan berpotensi menyerahkan data pribadi.