Warga Ky Lua dan Tam Thanh Diberi Penjelasan Penyesuaian Rencana Tata Ruang Timur Kota Lang Son

Warga Ky Lua dan Tam Thanh Diberi Penjelasan Penyesuaian Rencana Tata Ruang Timur Kota Lang Son

Pemerintah Kelurahan Ky Lua, berkoordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Tam Thanh, menggelar konferensi pengumuman publik penyesuaian sebagian rencana tata ruang untuk bagian timur Kota Lang Son (lama) skala 1/2000. Kegiatan ini berlangsung pada pagi 6 Mei di Pusat Kebudayaan Blok Dai Son, Kelurahan Ky Lua, Provinsi Lang Son.

Dalam konferensi tersebut, perwakilan Pemerintah Kelurahan Ky Lua menyampaikan Keputusan Nomor 704/QD-UBND tertanggal 18 April 2026 tentang penyesuaian sebagian rencana tata ruang bagian timur Kota Lang Son (dahulu) skala 1/2000, yang mencakup area lahan Rumah Sakit Umum Provinsi Lang Son.

Area yang dikaji untuk penyesuaian berada di bagian utara sub-area 1 dari rencana tata ruang yang telah disetujui, dalam batas administratif Kelurahan Ky Lua dan Kelurahan Tam Thanh. Batas wilayah studi ditetapkan: sebelah utara berbatasan dengan lahan pertanian dan kehutanan di Kelurahan Tam Thanh; sebelah selatan berbatasan dengan kawasan permukiman di Kelurahan Ky Lua; sebelah timur berbatasan dengan kawasan permukiman di Kelurahan Ky Lua dan Tam Thanh; serta sebelah barat berbatasan dengan lahan pertanian dan kehutanan di Kelurahan Ky Lua.

Lingkup studi perencanaan mencakup sekitar 723,28 hektare, sedangkan lingkup penyesuaian lokal sekitar 121,46 hektare.

Penyesuaian ini ditujukan untuk memperjelas dan menyinkronkan arah pengembangan ruang, penggunaan lahan, serta sistem infrastruktur teknis dan sosial. Acuannya meliputi Rencana Provinsi Lang Son periode 2021–2030 dengan visi hingga 2050, Rencana Pembangunan Energi Nasional (Rencana Energi VIII), serta Rencana Umum Pembangunan Zona Ekonomi Perbatasan Dong Dang–Lang Son hingga 2045.

Setelah pemaparan materi revisi perencanaan yang telah disetujui, perwakilan rumah tangga yang hadir menyampaikan pendapat dan menyatakan persetujuan terhadap isi penyesuaian. Penyelenggara menyebut konferensi ini bertujuan memastikan transparansi dan keterbukaan informasi perencanaan, agar organisasi, individu, dan rumah tangga di wilayah terkait memahami perubahan secara jelas dan memudahkan pelaksanaan di lapangan.