Wakil Wali Kota Jakarta Timur Buka Roadshow FKKS, Dorong Transparansi SPMB 2026/2027

Wakil Wali Kota Jakarta Timur Buka Roadshow FKKS, Dorong Transparansi SPMB 2026/2027

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Kusmanto membuka kegiatan Sinkronisasi Pendidikan, Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Sosialisasi Pemilahan Sampah, serta Roadshow Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Jakarta Timur. Acara berlangsung di Auditorium SMA Negeri Unggulan MH Thamrin, Kecamatan Cipayung, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan bertema “Sinergi Komitmen Sekolah dan Pemerintah untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan serta Mewujudkan Sekolah Unggul” ini diikuti sekitar 200 peserta. Peserta terdiri atas komite sekolah, perwakilan Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur, serta kepala sekolah dari Kecamatan Cipayung dan Ciracas.

Sejumlah pejabat dan unsur pendidikan turut hadir, di antaranya Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sarjoko, Camat Cipayung Diman, Camat Ciracas Panangaran Ritonga, Ketua Umum FKKS, para lurah se-Kecamatan Cipayung dan Ciracas, serta unsur pendidikan lainnya.

Dalam sambutannya, Kusmanto menekankan pentingnya transparansi dan kesamaan pemahaman dalam pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Ia menilai sinergi antara sekolah, komite sekolah, dan orang tua menjadi faktor penting agar proses penerimaan murid baru berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya mengajak kepala sekolah dan komite sekolah menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Lakukan sosialisasi secara masif, terbuka, dan mudah dipahami, khususnya mengenai jalur penerimaan, kuota, persyaratan, serta jadwal pendaftaran,” ujar Kusmanto.

Ia menjelaskan, kegiatan sinkronisasi dan sosialisasi ini ditujukan untuk meningkatkan koordinasi antara pemerintah, sekolah, dan komite sekolah dalam mendukung mutu pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat mengenai mekanisme SPMB.

Selain isu pendidikan, Kusmanto mengajak satuan pendidikan berperan aktif mendukung pengelolaan lingkungan melalui pemilahan sampah dari sumbernya. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda sejak dini.

“Kami meminta bantuan kepala sekolah dan guru untuk menyosialisasikan pentingnya memilah sampah kepada para murid, sehingga budaya pengelolaan sampah dapat tertanam sejak di bangku sekolah,” tutupnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap sinergi antara pemerintah, sekolah, komite sekolah, dan masyarakat semakin kuat, baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan maupun membangun budaya peduli lingkungan di kalangan peserta didik.