Pada 12 Mei 2026 di Hanoi, Kementerian Keuangan Vietnam bersama Kantor Pemeriksa Keuangan Negara Vietnam (State Audit Office/SAO) menggelar konferensi untuk mengumumkan keputusan audit atas pengelolaan dan penggunaan keuangan publik serta aset publik, termasuk laporan keuangan akhir anggaran negara tahun 2025 di lingkungan Kementerian Keuangan. Kegiatan ini disebut sebagai agenda tahunan yang ditujukan untuk memperkuat disiplin fiskal dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya nasional.
Konferensi dipimpin Wakil Menteri Keuangan Nguyen Duc Tam dan Wakil Auditor Jenderal Doan Anh Tho. Sejumlah pihak hadir, termasuk perwakilan SAO sektor II, Departemen Perencanaan dan Keuangan, serta perwakilan dari 11 unit anggaran dan pemilik proyek yang menjadi objek audit.
Dalam forum tersebut, Wakil Kepala Auditor SAO sektor II sekaligus Ketua Tim Audit, Phan Truong Giang, mengumumkan Keputusan No. 592/QD-KTNN. Berdasarkan keputusan itu, audit tahun ini bersifat komprehensif untuk memverifikasi akurasi dan kewajaran laporan keuangan akhir serta informasi keuangan dari unit dan proyek di bawah Kementerian Keuangan.
Ruang lingkup audit tidak hanya menelaah catatan akuntansi, tetapi juga menilai kepatuhan terhadap ketentuan hukum, efisiensi ekonomi, serta efektivitas pemanfaatan sumber daya nasional. Melalui penilaian tersebut, SAO menargetkan identifikasi celah sistem dan penyusunan rekomendasi perbaikan kerangka kelembagaan, sekaligus mendeteksi pelanggaran dan praktik pemborosan guna memperjelas tanggung jawab kelompok maupun individu terkait.
Audit direncanakan berlangsung selama 60 hari, dengan fokus pada titik-titik kritis pengelolaan keuangan publik sepanjang siklus anggaran, mulai dari penyusunan dan alokasi hingga pelaksanaan. Peninjauan mencakup pendapatan dan belanja, pengelolaan aset publik, serta kegiatan yang menghasilkan pendapatan.
Salah satu perhatian utama adalah pengawasan ketat atas biaya investasi pada 25 proyek konstruksi dasar untuk memastikan tidak terjadi kerugian modal negara. Dalam pelaksanaannya, Departemen Perencanaan dan Keuangan ditugaskan sebagai titik fokus audit komprehensif, sementara kelompok kerja melakukan audit terperinci pada 11 unit layanan publik penerima alokasi anggaran dan proyek investasi utama.
Wakil Menteri Keuangan Nguyen Duc Tam menegaskan audit merupakan kegiatan rutin sekaligus instrumen penting dalam tata kelola negara. Menurutnya, audit tidak semata bertujuan menunjukkan kekurangan, tetapi membantu unit terkait mengambil pelajaran dan segera memperbaiki keterbatasan dalam pengelolaan, agar sumber daya nasional digunakan tepat sasaran, efektif, dan terhindar dari pemborosan.
Untuk mendukung kelancaran pemeriksaan, pimpinan Kementerian Keuangan menetapkan sejumlah ketentuan koordinasi bagi unit di bawahnya. Unit diminta menugaskan pimpinan dan staf yang kompeten untuk bekerja langsung dengan tim audit, serta meminimalkan perjalanan dinas atau cuti bagi personel terkait selama proses berlangsung.
Kementerian juga menekankan pentingnya penyediaan dokumen dan catatan yang lengkap, tepat waktu, dan akurat sesuai ruang lingkup audit. Unit diminta menjelaskan isi draf laporan secara transparan, memastikan kewenangan yang tepat, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta menjaga prinsip kerahasiaan informasi pada setiap tahapan.
Dari pihak SAO, Wakil Auditor Jenderal Doan Anh Tho mengingatkan tim audit agar menjaga objektivitas dan ketidakberpihakan, serta mematuhi standar yang ditetapkan dalam undang-undang terkait audit negara. Di sisi lain, Kementerian Keuangan berharap tim audit dapat memfasilitasi koordinasi yang lancar dengan unit-unit yang diperiksa, demi mencapai tujuan peningkatan transparansi.
Audit atas anggaran negara tahun 2025 di Kementerian Keuangan dinilai memiliki arti penting, baik secara simbolis maupun praktis, sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas administrasi publik. Hasil audit diharapkan dapat mendukung proses persetujuan Majelis Nasional atas penetapan anggaran, sekaligus menjadi bahan bagi Kementerian Keuangan untuk memperbaiki proses manajemen, mengurangi prosedur administratif yang rumit, dan mengoptimalkan penggunaan dana publik.
Konferensi ditutup dengan kesepahaman para pihak, menandai dimulainya masa kerja audit selama 60 hari dengan fokus pada transparansi dan keberlanjutan sistem keuangan publik Vietnam.