Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan polisi Israel menghancurkan kamera pengawas di jalanan. Unggahan tersebut disertai narasi bahwa tindakan itu dilakukan untuk mencegah rekaman serangan Iran ke Israel tersebar ke publik.
Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan video tersebut dibagikan dengan konteks yang keliru. Rekaman itu merupakan peristiwa lama, jauh sebelum perang Israel dan Iran meletus pada 28 Februari 2026.
Video yang sama pertama kali diunggah akun Instagram Kepolisian Galil Maravi, Israel, pada 22 Oktober 2025. Dalam keterangannya, polisi menyebut petugas sedang menjalankan tugas membongkar kamera yang dipasang oleh kelompok kriminal.
Informasi dari media berbahasa Ibrani, Blinker, menyebutkan polisi membongkar 19 kamera pengawas yang dipasang kelompok kriminal di wilayah Galilea Barat. Kamera-kamera itu disebut digunakan untuk kegiatan pengintaian.
Selain membongkar kamera, polisi juga menyita 765 gram narkoba dari kelompok kriminal tersebut.
Dengan demikian, klaim bahwa video itu menunjukkan pemerintah Israel menghancurkan kamera agar tidak merekam serangan Iran tidak sesuai dengan fakta. Rekaman tersebut merupakan dokumentasi pembongkaran kamera pengawas di Galilea Barat pada Oktober 2025, sebelum konflik Israel-Iran pada 2026.

