Sebuah video yang menarasikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membagikan program dana bantuan sebesar Rp 75 juta untuk masyarakat Indonesia beredar di media sosial. Dalam narasi yang menyertai video, bantuan itu disebut dapat digunakan sebagai modal usaha, membayar utang, hingga memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan informasi tersebut tidak benar. Video yang beredar terdeteksi sebagai konten hasil manipulasi menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Video tersebut salah satunya diunggah oleh sebuah akun pada 22 Juni 2026. Unggahan itu disertai tautan yang diklaim sebagai akses pendaftaran program dana bantuan. Dalam narasi video, terdengar pernyataan, “Assalamualaikum, hari ini saya Gibran Rakabuming menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia,” lalu dilanjutkan dengan klaim adanya “program dana bantuan Rp 75 juta” untuk berbagai keperluan.
Dari pengamatan visual, terdapat kejanggalan pada tampilan wajah dalam video. Pada bagian awal, wajah yang muncul identik dengan Wapres saat ini. Namun, sekitar detik kelima, wajah dalam video tampak berbeda dari paras Gibran. Ketidakkonsistenan ini menjadi indikasi kuat bahwa video tersebut merupakan hasil AI generatif.
Pengecekan menggunakan platform layanan AI Hive Moderation menunjukkan probabilitas 99,9 persen bahwa video tersebut dibuat oleh AI. Sementara itu, suara yang terdengar dalam video juga terindikasi sebagai AI generatif dengan probabilitas 98,5 persen. Uji lain menggunakan TruthScan menemukan video itu 91 persen dihasilkan oleh AI.
Selain itu, tautan yang disertakan dalam unggahan juga terindikasi sebagai modus penipuan.