Video Klaim Dirjen Bimas Katolik Tawarkan Bantuan Modal Usaha dan Bayar Utang Ternyata Manipulasi

Video Klaim Dirjen Bimas Katolik Tawarkan Bantuan Modal Usaha dan Bayar Utang Ternyata Manipulasi

Sebuah video yang beredar di media sosial mengeklaim Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama (Kemenag), Suparman, menawarkan bantuan dana untuk modal usaha dan membayar utang. Narasi tersebut beredar melalui unggahan pada Juli 2026.

Dalam unggahan itu, warganet yang ingin mendapatkan bantuan diminta mendaftar melalui akun Facebook yang membagikan video tersebut.

Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi. Di akun media sosial resmi Bimas Katolik tidak ditemukan unggahan yang menampilkan Suparman menawarkan bantuan modal usaha maupun pembayaran utang.

Tim Cek Fakta Kompas.com juga memeriksa keaslian video menggunakan Hive Moderation, perangkat yang dapat mendeteksi apakah sebuah video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan suara Suparman dalam video itu memiliki probabilitas 99,3 persen dihasilkan oleh AI.

Pemeriksaan serupa menggunakan perangkat Truth Scan mendeteksi suara dalam video sebagai AI generatif dengan probabilitas mencapai 99 persen.

Selain itu, penelusuran dengan Google Lens menemukan bahwa video tersebut memanipulasi foto yang berasal dari laman Katolik Terkini. Foto itu sebelumnya digunakan sebagai ilustrasi artikel berjudul “Dirjen Bimas Katolik Usulkan 5 Agenda Penting dalam Sidang I KWI 2024”.

Berdasarkan rangkaian temuan tersebut, klaim bahwa Dirjen Bimas Katolik menawarkan bantuan modal usaha dan pembayaran utang melalui video yang beredar di media sosial dipastikan tidak benar. Video tersebut merupakan konten hasil manipulasi berbasis AI.