Video demonstrasi lama kembali beredar di media sosial dengan narasi seolah-olah merupakan aksi mahasiswa besar-besaran yang terjadi pada Juli 2026. Unggahan tersebut dinilai menyesatkan karena memanfaatkan rekaman lama untuk membangun kesan adanya peristiwa baru.
Narasi yang menyertai penyebaran video itu disebut memiliki pola yang sama, sehingga memunculkan dugaan adanya penyebaran yang terkoordinasi. Pola serupa terlihat dari cara video lama dipaketkan ulang dan diberi keterangan yang mengarahkan publik pada konteks waktu tertentu.
Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada konten yang beredar, terutama yang tidak disertai informasi jelas mengenai waktu dan lokasi kejadian. Warganet juga disarankan memeriksa ulang keterangan unggahan sebelum menyebarkannya kembali agar tidak turut memperluas informasi keliru.