Unila Umumkan Hasil Simanila 2026, 1.302 Peserta Lulus dan 115 Mahasiswa Afirmasi Dibebaskan UKT-IPI

Unila Umumkan Hasil Simanila 2026, 1.302 Peserta Lulus dan 115 Mahasiswa Afirmasi Dibebaskan UKT-IPI

Universitas Lampung (Unila) resmi mengumumkan hasil Seleksi Mandiri Universitas Lampung (Simanila) tahun 2026. Pengumuman disampaikan melalui konferensi pers bersama awak media di Ruang Sidang Utama Rektorat Unila lantai dua, Rabu, 17 Juli 2026.

Keterangan pers disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik sekaligus Ketua Tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila 2026, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. Hadir pula Kepala Biro Akademik sekaligus Sekretaris Tim PMB Unila, Hero Satrian Arif, S.E., M.H., Koordinator Humas PMB Unila 2026, Dr. Ir. M. Komarudin, S.T., M.T., serta jajaran Tim PMB dan Humas Unila.

Dalam keterangannya, Prof. Suripto menyatakan sebanyak 1.302 peserta dinyatakan lolos melalui berbagai jalur Simanila yang dibuka tahun ini. Ia menegaskan proses seleksi telah melalui seluruh tahapan berdasarkan pemeringkatan dengan kualifikasi standar mutu yang ketat.

Hasil kelulusan Simanila 2026 dapat diakses peserta mulai hari ini pukul 16.00 WIB melalui laman pengumuman.unila.ac.id. Unila juga menekankan aspek keberpihakan terhadap akses pendidikan bagi masyarakat ekonomi lemah.

Dari total peserta yang lulus, Unila menyediakan kuota afirmasi bagi keluarga tidak mampu asal Provinsi Lampung melalui jalur Penerimaan Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan (PMPAP). Sebanyak 115 mahasiswa dari jalur Afirmasi Keluarga Tidak Mampu Provinsi Lampung dinyatakan diterima dan dibebaskan dari kewajiban membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) maupun Iuran Pengembangan Institusi (IPI) karena ditanggung oleh Unila.

Selain jalur afirmasi, Unila meloloskan 1.099 peserta melalui jalur Ujian Tulis dari total 2.166 pendaftar. Pada jalur Prestasi Khusus—yang mencakup bidang akademik, olahraga, keagamaan, seni, dan duta—sebanyak 71 peserta dinyatakan lulus dari 172 pendaftar. Sementara itu, pada jalur Kelas Internasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 2 peserta lulus dari 7 pendaftar.

Pelaksanaan ujian tertulis Simanila berlangsung selama tiga hari, 7–9 Juli 2026, dan disebut berjalan kondusif dengan tingkat partisipasi tinggi. Dari 2.166 pendaftar ujian tulis, tercatat 1.612 peserta (92,64%) hadir mengikuti ujian, sedangkan 128 peserta (7,36%) dinyatakan absen.

Unila juga menerapkan sistem keterbukaan dalam ujian tertulis. Setiap peserta dapat mengetahui nilai yang diperoleh sesaat setelah menyelesaikan soal ujian berbasis komputer. Secara keseluruhan, kuota daya tampung penerimaan mahasiswa baru Unila tahun ini mencapai 3.528 peserta yang terbagi dalam tiga jalur utama, yakni SNBP, SNBT, dan Mandiri.

Di sisi lain, Unila menyampaikan perkembangan program KIP Kuliah dengan total 1.654 mahasiswa yang telah diterima hingga saat ini. Kampus menyatakan tengah mengupayakan penambahan kuota melalui komunikasi dengan mitra bank, serta mengajukan perubahan desil ke pemerintah pusat bagi calon mahasiswa yang membutuhkan bantuan agar penyaluran bantuan finansial tepat sasaran.

Bagi peserta yang dinyatakan lolos Simanila 2026, tahapan berikutnya adalah pengisian data pada aplikasi Sidakma untuk proses verifikasi dan penetapan besaran UKT. Jika terdapat keberatan atas nominal yang ditetapkan, calon mahasiswa dapat mengajukan banding sebelum registrasi resmi ditutup.

Unila juga membuka masa sanggah bagi peserta yang menemukan kejanggalan setelah melihat hasil pengumuman. Prosedur dan pengajuan sanggahan dapat dilakukan secara sistematis melalui laman admisi.unila.ac.id paling lambat 23 Juli 2026. Pihak universitas menyatakan akan memproses dan memberikan jawaban resmi atas sanggahan yang masuk.

Menutup konferensi pers, pihak rektorat menyampaikan ucapan selamat kepada calon mahasiswa yang dinyatakan lulus. Seluruh peserta yang diterima melalui berbagai jalur seleksi dijadwalkan mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada pertengahan Agustus 2026.