UKPBJ Indramayu Buka Tender Infrastruktur 2026, 24 Paket DPUPR Tayang di SPSE

UKPBJ Indramayu Buka Tender Infrastruktur 2026, 24 Paket DPUPR Tayang di SPSE

Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Indramayu resmi membuka proses tender proyek infrastruktur Tahun Anggaran 2026. Pemerintah Kabupaten Indramayu menyatakan langkah ini dilakukan untuk mendorong proses pengadaan yang lebih kompetitif dan transparan, sekaligus memberi kesempatan setara bagi penyedia jasa konstruksi, baik dari Indramayu maupun luar daerah.

Hingga Jumat (8/5/2026), tercatat 24 paket pekerjaan konstruksi di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah tayang di Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE).

Ketua DPD II Asosiasi Kontraktor Seluruh Daerah Indonesia (AKSDAI) Indramayu, Muhammad Royani, mengapresiasi mekanisme lelang tahun ini yang dinilai mengedepankan profesionalitas Kelompok Kerja (Pokja).

Berdasarkan data portal pengadaan nasional, total anggaran pengadaan Pemerintah Kabupaten Indramayu tercatat mencapai Rp862,26 miliar. Dari jumlah itu, sektor tender mendominasi proyek skala besar dengan nilai Rp380,68 miliar untuk 93 paket.

Royani menilai proses yang adil melalui verifikasi administrasi dan teknis yang ketat penting untuk memastikan kualitas pembangunan yang maksimal bagi masyarakat.

Selain jalur tender, struktur pengadaan juga mencakup pengadaan langsung sebanyak 958 paket senilai Rp271,26 miliar serta skema e-purchasing sebesar Rp203,74 miliar. Pelaku usaha diingatkan untuk menjunjung etika persaingan sehat guna menjaga integritas pengadaan barang dan jasa.

Dengan sistem yang semakin terbuka, pemerintah daerah berharap proyek-proyek strategis di Indramayu dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai mutu, sehingga manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.