Ujang Iskandar Dilantik sebagai PAW DPR RI, Nyatakan Siap Maju Lagi pada Pemilu 2024

Ujang Iskandar Dilantik sebagai PAW DPR RI, Nyatakan Siap Maju Lagi pada Pemilu 2024

PALANGKA RAYA — Ujang Iskandar resmi dilantik sebagai Anggota DPR RI melalui mekanisme pengganti antar waktu (PAW). Pelantikan tersebut menandai kembalinya Ujang ke panggung politik nasional, sekaligus menjadi sinyal bahwa ia akan kembali berkontestasi pada Pemilu 2024.

Kepada Halodayak.com, Ujang mengatakan saat ini ia memfokuskan diri untuk membantu pemerintah dalam pembangunan Kalimantan Tengah agar semakin “BERKAH” (bermartabat, elok, relegius, kuat, amanah, dan harmonis). Ia menyebut sisa masa jabatan periode 2019–2024 akan dimanfaatkan untuk memaksimalkan kerja-kerja yang berdampak bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

“Saat ini, saya akan fokus membantu pemerintah membangun Kalteng. Di sisa masa jabatan periode 2019-2024, kita akan maksimalkan membantu masyarakat Kalteng,” kata Ujang, Minggu (17/9/2023).

Ujang juga memastikan akan kembali maju pada Pemilu 2024, dengan target kembali terpilih sebagai anggota DPR RI. “Pemilu 2024, tentunya kita akan ikhtiar maksimal agar kembali terpilih sebagai Anggota DPR RI,” ujarnya.

Menurutnya, menghadapi rangkaian agenda politik 2024 yang mencakup pemilihan legislatif, pemilihan presiden, dan pemilihan kepala daerah, ia telah menyiapkan strategi. Namun, ia menegaskan prioritas utamanya saat ini adalah kembali bertarung untuk DPR RI.

“Betul sekali. Pertama kita siap bertarung kembali untuk DPR RI,” ucapnya.

Ujang Iskandar menggantikan Ary Egahni melalui PAW. Ary Egahni diketahui tersandung perkara hukum dugaan tindak pidana korupsi dan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama suaminya, Ben Brahim S Bahat, yang merupakan Bupati Kapuas nonaktif.

Ujang disebut berencana kembali maju melalui Partai Nasdem untuk memperebutkan kursi DPR RI. Saat ditanya mengenai kemungkinan maju pada Pemilihan Gubernur 2024, Ujang belum memberikan jawaban dan menyatakan fokus pada pemilihan legislatif terlebih dahulu.