Transparansi sistemik disebut menjadi kunci dalam penguatan akuntabilitas audit. Penekanan pada transparansi ini dinilai penting untuk memastikan proses audit berjalan lebih terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Namun, materi rujukan yang tersedia tidak memuat rincian lebih lanjut mengenai konteks pernyataan, pihak yang menyampaikan, waktu, lokasi, maupun langkah-langkah konkret yang dimaksud dalam penguatan akuntabilitas audit tersebut.

