Hoaks lowongan kerja yang menjadi modus penipuan dinilai sebagai ancaman serius bagi pencari kerja di era digital. Pelaku kerap memanfaatkan kebutuhan mendesak akan pekerjaan dengan mencatut nama perusahaan BUMN hingga instansi pemerintah.
Modusnya terus berkembang dan semakin meyakinkan, antara lain melalui pembuatan situs web palsu yang tampak resmi. Pelaku juga menawarkan gaji fantastis dengan proses rekrutmen yang tidak masuk akal, dengan tujuan membuat korban menyerahkan uang atau data pribadi.
Kelompok yang sering menjadi sasaran adalah individu yang rentan, seperti lulusan baru atau mereka yang terdesak secara ekonomi. Karena itu, masyarakat diimbau lebih waspada dan tidak mudah percaya pada informasi lowongan yang beredar, terutama jika mengarahkan ke tautan tertentu dan meminta data pribadi.
Berikut sejumlah klaim tautan pendaftaran lowongan kerja yang mencatut instansi pemerintah dan BUMN, sebagaimana temuan Cek Fakta Liputan6.com.
Klaim pendaftaran petugas Sensus Ekonomi Nasional 2026 dari BPS
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim tautan pendaftaran petugas Sensus Ekonomi Nasional 2026 yang disebut digelar Badan Pusat Statistik (BPS). Informasi itu diunggah sebuah akun Facebook pada 29 April 2026, disertai poster dan ajakan mendaftar melalui tautan https://daftarsekrangjuga.viillin.com/.
Pemilik akun juga mengarahkan warganet untuk mengecek tautan lain di bio profil, yakni https://daftarssekargjuga.vercel.app/. Saat tautan tersebut dibuka, pengguna diarahkan ke sebuah halaman situs yang meminta identitas, seperti nama lengkap hingga nomor Telegram.
Klaim rekrutmen manajer Koperasi Desa Merah Putih
Cek Fakta Liputan6.com juga menemukan klaim tautan rekrutmen manajer Koperasi Desa Merah Putih yang diunggah akun Facebook pada 30 April 2026. Unggahan itu menyebut rekrutmen “30.000 manajer koperasi” dan mencantumkan sejumlah posisi, syarat pendidikan, IPK minimal 2,75, serta batas usia 35 tahun.
Dalam unggahan tersebut terdapat menu “daftar segera” yang mengarah ke tautan https://h6.2026apply-segera.xyz/. Tautan itu membuka halaman formulir digital yang meminta data pribadi, termasuk nama sesuai KTP dan nomor Telegram.
Klaim pendaftaran lowongan pegawai tetap PLN
Temuan lain adalah klaim tautan pendaftaran lowongan kerja pegawai tetap PT PLN (Persero) yang diunggah akun Facebook pada 3 Mei 2026. Unggahan itu mencantumkan informasi posisi “pegawai tetap BUMN”, klaim gaji Rp7,5 juta per bulan, serta sejumlah benefit dan persyaratan.
Menu “daftar” pada unggahan tersebut mengarah ke tautan https://daftarsekarangjuga.ruang1.com/. Saat dibuka, tautan itu menampilkan formulir digital yang meminta identitas seperti provinsi, nama lengkap, dan nomor Telegram.
Dengan beredarnya tautan semacam ini, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap informasi lowongan yang mengarahkan ke situs tidak resmi dan meminta data pribadi.