Sebuah tautan yang beredar dan dikaitkan dengan kupon dari BNI disebut palsu dan merupakan bagian dari modus pencurian data pribadi. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan tidak sembarangan mengakses tautan yang tidak jelas asal-usulnya.
Dalam informasi yang beredar, ditegaskan bahwa kupon resmi dari BNI tidak dibagikan melalui tautan tertentu. Kupon resmi disebut akan ter-generate secara otomatis setiap kali nasabah melakukan transaksi.
Dengan adanya keterangan tersebut, publik diminta lebih waspada terhadap tautan yang mengatasnamakan lembaga perbankan, terutama jika mengarahkan pengguna untuk memasukkan data pribadi.