Tautan Klaim Subsidi Tarif Listrik dan LPG 3 Kg di Media Sosial Terindikasi Phishing

Tautan Klaim Subsidi Tarif Listrik dan LPG 3 Kg di Media Sosial Terindikasi Phishing

Sebuah tautan yang beredar di media sosial diklaim sebagai akses untuk mendapatkan subsidi tarif listrik dan pembelian LPG 3 kilogram (kg) bagi pelanggan rumah tangga. Tautan tersebut disebut terkait dengan penerima yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan mengajak pengguna untuk mengecek serta mendaftar.

Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan bahwa tautan itu merupakan hoaks dan terindikasi sebagai modus pencurian data pribadi (phishing).

Konten tersebut dibagikan oleh sebuah akun Facebook pada 8 Juli 2026. Dalam narasinya, unggahan itu menyebut subsidi listrik dan LPG 3 kg masih tersedia untuk rumah tangga yang terdaftar DTKS, disertai ajakan untuk segera melakukan pendaftaran sebelum kuota penuh.

Setelah diperiksa, tautan yang dibagikan tidak mengarah ke situs resmi PLN, Pertamina, maupun instansi pemerintah. Laman yang dituju justru meminta pengunjung memasukkan nama lengkap dan nomor akun Telegram aktif, yang menjadi indikasi upaya pengumpulan data pribadi.

Modus penipuan dengan mengatasnamakan program token listrik gratis atau subsidi tarif listrik disebut telah berulang kali muncul di media sosial. Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, sebelumnya menyatakan bahwa informasi promo token listrik gratis yang beredar merupakan hoaks. Pernyataan itu pernah dimuat Kompas.com pada 8 Januari 2026.

Kasus serupa juga pernah terjadi terkait LPG 3 kg. Pada 2025, Pertamina membantah adanya pendaftaran melalui tautan khusus agar masyarakat bisa membeli LPG 3 kg dengan harga subsidi. Dalam pemberitaan Kompas.com pada 14 Februari 2025, Pertamina menegaskan pembelian LPG 3 kg tetap dilakukan seperti biasa, yakni konsumen datang langsung ke pangkalan dengan menunjukkan KTP atau NIK.

Berdasarkan rangkaian penelusuran tersebut, tautan yang mengklaim menyediakan akses subsidi tarif listrik dan pembelian LPG 3 kg dipastikan tidak resmi dan mengarah ke laman yang terindikasi phishing.