Di media sosial beredar tautan yang diklaim sebagai akses untuk mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 5 juta bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada periode Juli 2026. Tautan tersebut mengatasnamakan Kementerian UMKM dan menampilkan gambar Maman Abdurrahman selaku Menteri UMKM.
Namun, hasil penelusuran menunjukkan tautan itu merupakan hoaks dan diduga menjadi modus pencurian data pribadi (phishing). Tautan yang beredar tidak mengarah ke laman resmi Kementerian UMKM, melainkan ke situs yang meminta pengunjung mengisi data pribadi seperti nama, nomor telepon, dan alamat lengkap.
Narasi yang menyertai tautan tersebut berisi ajakan mendaftar dengan klaim “Bantuan BLT UMKM untuk semua pelaku UMKM” dan menjanjikan bantuan sebesar Rp 5.000.000. Unggahan serupa disebut sebagai hoaks berulang yang telah beredar sejak 2025.
Kementerian UMKM sebelumnya juga telah membantah adanya program BLT untuk pelaku UMKM. Melalui akun Instagram resminya pada 30 Januari 2025, kementerian menyatakan unggahan terkait BLT UMKM tidak benar dan terindikasi penipuan.
Kementerian UMKM turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai berbagai modus penipuan yang menyasar pelaku usaha, termasuk permintaan data pribadi melalui formulir atau tautan tidak resmi serta janji bantuan, hibah, atau program pemerintah yang sebenarnya tidak ada. Masyarakat diimbau menjaga kerahasiaan data pribadi agar tidak disalahgunakan.
Menurut kementerian, informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal media sosial Kementerian UMKM dan situs resmi umkm.go.id.
Dengan demikian, tautan yang beredar di Facebook pada Juli 2026 dan diklaim untuk klaim BLT UMKM Rp 5 juta dipastikan hoaks.