Tagihan Listrik Februari Naik, Perusahaan Listrik Lang Son Tunjukkan Transparansi Pembacaan Meter

Tagihan Listrik Februari Naik, Perusahaan Listrik Lang Son Tunjukkan Transparansi Pembacaan Meter

Tagihan listrik Februari 2026 yang bertepatan dengan liburan Tahun Baru Imlek memicu peningkatan konsumsi listrik di banyak rumah tangga dibandingkan Januari 2026. Setelah menerima tagihan bulan tersebut, hampir 100 pelanggan di wilayah layanan Perusahaan Listrik Lang Son menghubungi perusahaan untuk meminta peninjauan angka pemakaian listrik mereka.

Menanggapi permintaan itu, staf perusahaan melakukan pengecekan pembacaan meter bersama pelanggan. Proses verifikasi dilakukan menggunakan ponsel pintar melalui fungsi pengukuran jarak jauh pada meter elektronik, sehingga pelanggan dapat melihat langsung data pemakaian dan memantau konsumsi listrik rumah tangga mereka.

Ibu Chu Thuy Binh, warga Jalan Le Loi, Kelurahan Dong Kinh, mengatakan keluarganya ikut mengawasi proses pemeriksaan setelah mempertanyakan angka konsumsi Februari 2026. Ia menyebut staf perusahaan menggunakan perangkat elektronik untuk melakukan pengukuran tanpa memanipulasi meter. “Oleh karena itu, pembacaan meter sangat transparan, dan keluarga saya sepenuhnya setuju dengan pembacaan tersebut,” ujarnya.

Kepala Perusahaan Listrik Lang Son, Dao Xuan Thanh, menyampaikan bahwa unitnya saat ini memasok listrik ke empat kelurahan dan empat desa, yakni Dong Kinh, Ky Lua, Tam Thanh, Luong Van Tri, Cao Loc, Dong Dang, Ba Son, dan Cong Son. Wilayah ini disebut memiliki banyak pelanggan dengan konsumsi listrik tinggi. Ia menegaskan, untuk menjaga transparansi, staf selalu mengikuti proses pembacaan meter dengan ketat serta memantau data pengukuran jarak jauh secara cermat.

Dalam beberapa waktu terakhir, perusahaan juga memfokuskan upaya pada penggantian meter mekanik menjadi meter elektronik. Hingga kini, sembilan cabang listrik regional di bawah Perusahaan Listrik Lang Son telah mengganti 269.931 dari total 270.166 meter yang beroperasi di jaringan listrik dengan meter elektronik.

Kepala Departemen Bisnis Perusahaan Listrik Lang Son, Tran Xuan Quang, menjelaskan bahwa meter elektronik dengan kemampuan pengukuran jarak jauh kini hampir mencakup seluruh pelanggan listrik di provinsi tersebut. Sistem ini memungkinkan pencatatan konsumsi secara otomatis dan objektif, serta meminimalkan kesalahan. Data dipantau setiap hari dan profil beban dianalisis untuk mendeteksi fluktuasi yang tidak biasa dengan cepat.

Menurutnya, saat pembacaan tagihan listrik bulanan, staf di tiap wilayah memperkuat analisis konsumsi berdasarkan kelompok pelanggan, meninjau kasus-kasus dengan peningkatan tinggi dibandingkan bulan sebelumnya, serta memeriksa ulang proses sebelum faktur diterbitkan.

Perusahaan juga memanfaatkan unit pengumpulan data terpusat (DCU) untuk mengumpulkan dan mengelola data dari seluruh meter elektronik di gardu induk. Dengan sistem ini, petugas dapat mencatat konsumsi listrik pelanggan tanpa harus berinteraksi langsung dengan meter.

Wakil Direktur Lang Son Power Company, Vu Khanh Toan, menyatakan bahwa dalam lima tahun terakhir perusahaan berfokus menerapkan transformasi digital dalam bisnis dan layanan pelanggan. Ia menilai digitalisasi pembacaan dan pencatatan meter telah membantu meningkatkan transparansi pada aspek yang kerap dianggap sensitif.

Melalui penerapan perangkat dan solusi pemantauan konsumsi, perusahaan berharap pelanggan dapat lebih memahami pola pemakaian listrik rumah tangga serta menyesuaikannya, sekaligus memperkuat keterbukaan dalam proses pembacaan meter dan penerbitan tagihan.