Survei SMRC: 42,8 Persen Publik Menilai Kondisi Politik Nasional Buruk, Hanya 13,5 Persen Menilai Baik

Survei SMRC: 42,8 Persen Publik Menilai Kondisi Politik Nasional Buruk, Hanya 13,5 Persen Menilai Baik

Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatat 42,8 persen masyarakat Indonesia menilai kondisi politik nasional saat ini buruk atau sangat buruk. Sementara itu, hanya 13,5 persen responden yang menilai kondisi politik nasional baik atau sangat baik.

Temuan tersebut berasal dari survei yang dilakukan pada 5–19 Juli 2026. Hasilnya menunjukkan penurunan tajam persepsi positif dibandingkan November 2025, ketika 35,8 persen publik memberikan penilaian positif terhadap kondisi politik nasional. Dalam kurun sembilan bulan, persepsi negatif meningkat dari 23 persen menjadi 42,8 persen.

Survei yang sama juga merekam penurunan tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Kepuasan turun dari 81,2 persen menjadi 51,1 persen, sedangkan ketidakpuasan meningkat dari 16 persen menjadi 46,9 persen.

SMRC menyebut penurunan kepuasan tersebut berkaitan erat dengan evaluasi negatif responden terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum.

Survei ini melibatkan 749 responden yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah, dengan margin of error sebesar 3,7 persen.