Indonesia Development Monitoring (IDM) merilis hasil survei nasional tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama 2026.
Survei tersebut memotret persepsi publik atas kinerja pemerintahan dalam enam bulan pertama 2026, dengan fokus pada sejumlah aspek, antara lain penegakan hukum, stabilitas ekonomi nasional, kondisi politik, komunikasi publik Presiden, serta pelaksanaan program-program prioritas pemerintah.
Berdasarkan hasil survei, 81,5 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo. Sementara itu, 11,2 persen menyatakan tidak puas dan 7,3 persen tidak memberikan jawaban.
Dedy Rohman mengatakan publik menilai ada komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global, serta menjalankan program-program prioritas yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat.
IDM juga mencatat salah satu faktor yang paling memengaruhi tingkat kepuasan publik adalah langkah pemerintah dalam penegakan hukum terkait dugaan korupsi pada program-program prioritas. Pada aspek ini, 86,7 persen responden menyatakan puas, 10,6 persen menyatakan belum puas, dan 2,7 persen tidak memberikan jawaban.