Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat menjadi perhatian publik setelah sebuah video proses penilaian beredar luas di media sosial. Video tersebut memunculkan dugaan ketidakobjektifan dewan juri dalam memberikan nilai kepada peserta, termasuk tim dari SMAN 1 Pontianak.
Dalam video yang beredar, tim SMAN 1 Pontianak disebut telah menyampaikan jawaban yang benar. Namun, nilai jawaban itu diduga tetap dikurangi oleh dewan juri. Situasi ini memicu reaksi warganet dan kalangan pendidikan yang mempertanyakan transparansi penilaian dalam kompetisi akademik tersebut.
Menanggapi polemik yang berkembang, pihak SMAN 1 Pontianak mengimbau para siswa untuk tetap menjaga etika saat menyampaikan pendapat. “Untuk siswa-siswi SMAN 1 Pontianak, terkait permasalahan yang sedang viral, mohon jika berkomentar tetap mengedepankan adab,” tulis pihak sekolah dalam pernyataan resminya, Selasa, 12 Mei 2026.
SMAN 1 Pontianak menilai ada sejumlah hal yang perlu diklarifikasi oleh penyelenggara. Salah satu sorotan adalah adanya kesamaan jawaban antara tim SMAN 1 Pontianak dan tim SMAN 1 Sambas. Namun, menurut pihak sekolah, dewan juri hanya membenarkan salah satu tim tanpa penjelasan yang dinilai transparan.
Pihak sekolah juga menyoroti fokus dewan juri dalam beberapa momen penilaian yang dinilai berpotensi memengaruhi objektivitas hasil lomba. Selain itu, SMAN 1 Pontianak menyinggung dugaan penggunaan relasi kuasa oleh dewan juri yang disebut tidak disertai proses konfirmasi dan klarifikasi memadai.
“Hal ini diperkuat dengan adanya validasi sepihak melalui MC mengenai kompetensi juri, sehingga kegiatan tetap dilanjutkan tanpa penyelesaian yang proporsional,” tulis pihak sekolah.
Menurut SMAN 1 Pontianak, jawaban yang disampaikan tim mereka telah diucapkan dengan artikulasi jelas dan tegas sehingga dinilai layak memperoleh penilaian objektif sesuai substansi jawaban.
Atas kejadian tersebut, SMAN 1 Pontianak meminta penyelenggara memberikan penjelasan resmi mengenai dasar pengambilan keputusan dewan juri. Sekolah juga mendorong evaluasi proses penilaian untuk menjaga integritas dan kredibilitas pelaksanaan LCC 4 Pilar pada masa mendatang.