Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Quang Tri menggelar upacara pembukaan rekrutmen tenaga pengajar tahun ajaran 2025–2026 (tahap 3) pada pagi 20 Juni. Tahap ini menjadi putaran terakhir sekaligus yang terbesar dari rangkaian tiga tahap rekrutmen yang telah diselenggarakan sektor pendidikan setempat.
Dewan Rekrutmen mencatat, sebanyak 2.619 kandidat dinyatakan lolos ke putaran kedua untuk memperebutkan 311 posisi yang masih tersisa. Formasi tersebut mencakup 35 posisi staf sekolah, 383 guru prasekolah, 1.257 guru sekolah dasar, 775 guru sekolah menengah pertama, serta 169 guru sekolah menengah atas.
Ujian rekrutmen dilaksanakan di empat lokasi, yakni SMA Dao Duy Tu, SMA Kejuruan Vo Nguyen Giap, SMA Dong Hoi, dan SMA Phan Dinh Phung. Total terdapat 111 ruang ujian yang disiapkan untuk pelaksanaan seleksi. Skala pelaksanaan dan tingginya jumlah peserta disebut menuntut persiapan yang cermat agar seluruh proses berjalan dalam kondisi terbaik.
Dalam pidato pembukaan, Wakil Direktur Dinas Pendidikan dan Pelatihan Quang Tri, Vo Van Minh, menyampaikan bahwa selama tiga putaran rekrutmen, sektor pendidikan telah menerima total 3.145 lamaran. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan daya tarik sektor pendidikan sekaligus menggambarkan kebutuhan guru di provinsi itu.
Ia menegaskan, seluruh tahapan rekrutmen harus dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan objektif untuk mencegah penyimpangan maupun perlakuan tidak adil terhadap kandidat. Prinsip keterbukaan, transparansi, objektivitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan hukum disebut sebagai pedoman utama dalam keseluruhan proses seleksi.
Sejumlah kandidat yang tiba lebih awal di lokasi ujian menyatakan telah meluangkan waktu untuk meninjau materi, memperbarui pengetahuan profesional, dan mempersiapkan mental. Banyak di antara mereka memandang seleksi ini sebagai kesempatan penting untuk berkomitmen jangka panjang di sektor pendidikan serta berkontribusi dalam pembinaan generasi muda di daerah masing-masing.
Untuk memastikan rekrutmen berjalan aman, serius, dan sesuai aturan, pimpinan dinas mewajibkan anggota Dewan Rekrutmen, Dewan Pengawas, Dewan Ujian, serta unit terkait mematuhi ketentuan secara ketat dan mencegah kesalahan pada setiap tahapan penyelenggaraan. Seluruh proses, mulai dari persiapan ujian, pelaksanaan, pengawasan, penilaian, hingga pengumuman hasil, diarahkan agar berlangsung terbuka, transparan, dan objektif.
Penguatan inspeksi dan pengawasan juga dilakukan untuk mendeteksi serta menangani situasi yang muncul sejak dini, sekaligus mencegah insiden negatif atau praktik yang tidak adil. Selain itu, unsur keamanan, medis, teknis, dan layanan turut dimobilisasi dan dikoordinasikan untuk menjamin keselamatan personel dan fasilitas, ketertiban umum, pencegahan kebakaran, serta kerahasiaan informasi terkait proses rekrutmen.
Pimpinan dinas juga menekankan agar petugas pengawas ujian menjunjung objektivitas, kemandirian, dan ketidakberpihakan, serta menindak tegas setiap pelanggaran. Langkah tersebut dinilai penting agar hasil rekrutmen mencerminkan kemampuan masing-masing kandidat secara akurat.
Rekrutmen tenaga pendidik tahun ajaran 2025–2026 dipandang tidak hanya sebagai kegiatan profesional tahunan, tetapi juga upaya menambah sumber daya manusia bagi lembaga pendidikan di provinsi tersebut. Pemilihan kandidat dengan kualifikasi profesional, kualitas etika, dan rasa tanggung jawab yang sesuai diharapkan dapat memenuhi kebutuhan saat ini serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan di masa mendatang.
Untuk tahun ajaran 2025–2026, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Quang Tri memperoleh alokasi 415 posisi untuk rekrutmen pegawai negeri sipil. Melalui dua tahap sebelumnya, 104 kandidat telah terpilih. Tahap ketiga yang digelar pada 20 Juni diikuti 2.619 kandidat yang memenuhi syarat untuk mengisi 311 posisi tersisa, menjadikannya rekrutmen terbesar pada tahun ajaran ini.