Meski praktik perjudian ilegal di Indonesia, promosi situs judi terus muncul secara masif di media sosial. Penelusuran Kompas.com melalui Meta Ad Library pada periode 31 Mei 2025 hingga 1 Juli 2025 menemukan 115 akun yang mempromosikan aktivitas tersebut.
Dari hasil analisis, terlihat sejumlah pola yang digunakan untuk menarik perhatian pengguna. Selain menampilkan foto perempuan berpakaian seksi, sebagian akun juga memakai foto perempuan dengan atribut dokter sebagai gambar profil maupun materi promosi.
Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa sejumlah akun mengambil foto dokter perempuan yang sudah beredar di internet. Beberapa gambar diketahui berasal dari situs penyedia foto seperti Shutterstock serta situs berbagi gambar Pinterest. Selain itu, ada pula akun yang menggunakan foto profil dokter dari salah satu platform kesehatan digital.
Di sisi lain, admin promosi judi juga memanfaatkan kecanggihan teknologi artificial intelligence (AI) untuk membuat gambar perempuan dengan tampilan menyerupai dokter. Strategi ini memperkaya variasi materi visual yang dipakai dalam iklan dan unggahan.
Menurut pakar marketing, penggunaan foto profil perempuan umumnya ditujukan untuk menarik konsumen, terutama bila pasar yang dibidik didominasi laki-laki. Dalam konteks ini, penggunaan figur dokter perempuan menjadi salah satu pendekatan visual yang dipakai untuk menjaring perhatian calon korban judi online.
Pertanyaannya kemudian, seberapa efektif strategi penggunaan profil dokter perempuan dalam menarik pengguna ke aktivitas judi online. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pelaku promosi terus mengembangkan cara-cara baru di media sosial, termasuk memanfaatkan citra profesi tertentu dan teknologi untuk memperkuat daya tarik iklan.

