Presiden Prabowo Subianto menyinggung isu transparansi di lingkungan badan usaha milik negara (BUMN). Dalam pernyataannya, ia mengaku heran dengan adanya cucu perusahaan BUMN yang disebut kebal terhadap audit negara.
Pernyataan tersebut menempatkan transparansi dan pengawasan sebagai perhatian utama dalam tata kelola BUMN. Prabowo mempertanyakan bagaimana entitas yang masih berada dalam struktur korporasi BUMN dapat berada di luar jangkauan audit negara.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan tambahan mengenai cucu perusahaan yang dimaksud maupun penjelasan lebih lanjut terkait konteks pernyataan tersebut.

