Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), menawarkan program studi yang secara khusus berfokus pada bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Politeknik Agraria STPN Sri Yanti Achmad mengatakan kekhususan tersebut membuat kampus ini menjadi salah satu perguruan tinggi yang menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dengan kompetensi spesifik untuk mendukung pembangunan sektor agraria dan tata ruang di Indonesia.
“Program studi di Politeknik Agraria STPN tidak banyak dimiliki perguruan tinggi lain. Pembelajarannya bersifat multidisiplin untuk membahas berbagai persoalan keagrariaan sehingga lulusannya dapat langsung mendukung tugas-tugas di bidang agraria, pertanahan, tata ruang, dan pengelolaan aset. Saat ini kami sedang membuka pendaftaran taruna dan taruni baru,” ujar Sri Yanti di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat.
Lulusan SMA atau sederajat yang berminat dapat mendaftar melalui Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman sptb.stpn.ac.id dan dibuka hingga 18 Juni 2026.
Calon taruna dan taruni harus memenuhi persyaratan umum, antara lain warga negara Indonesia (WNI), lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat, serta memenuhi persyaratan kesehatan dan administrasi yang telah ditetapkan.
Selain jalur umum, Politeknik Agraria STPN juga membuka Jalur Kerja Sama Pemerintah Daerah sesuai ketentuan yang tercantum dalam perjanjian kerja sama antara Politeknik Agraria STPN dan pemerintah daerah terkait.
Khusus Program Studi Sarjana Terapan Survei, Pemetaan, dan Informasi Pertanahan, pendaftar harus berasal dari jurusan yang relevan, seperti IPA, Survei dan Pemetaan, Geomatika, Komputer, Bangunan, Pertambangan, Geologi, atau bidang lain yang linier.
Program studi tersebut juga membuka kesempatan bagi lulusan Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00 pada skala 4,00 dan berusia paling tinggi 23 tahun per 31 Agustus 2026.
Informasi lengkap mengenai persyaratan, tahapan seleksi, dan ketentuan pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi Politeknik Agraria STPN di stpn.ac.id.
Politeknik Agraria STPN yang berlokasi di Kabupaten Sleman membuka empat program studi, yakni Sarjana Terapan Pertanahan, Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah, Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan, serta Sarjana Terapan Survei, Pemetaan, dan Informasi Pertanahan.
Seluruh program studi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan SDM di sektor agraria, pertanahan, dan tata ruang yang terus berkembang. Selain pendidikan akademik dan praktik lapangan, taruna dan taruni juga dapat mengembangkan kemampuan berorganisasi melalui berbagai wadah kemahasiswaan, seperti Dewan Perwakilan Taruna (DPT), Badan Senat Taruna (BST), Korps Taruna Bela Negara (KTBN), dan Urusan Dinas Dalam (Urdisdal).
“Kami mengundang lulusan SMA atau sederajat untuk bergabung dan mempersiapkan masa depan karier bersama Politeknik Agraria STPN. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi dapat dilihat melalui situs resmi Politeknik Agraria STPN,” kata Sri Yanti.