Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Jayapura membentuk Tim Independen Fair Play (TIFA 08) untuk mengawal integritas pertandingan playoff promosi BRI Super League 2026/2027 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC Banten. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, pada Jumat (8/5/2026).
Pembentukan TIFA 08 disebut sebagai respons atas kekhawatiran publik sepak bola Papua terkait kepemimpinan wasit yang dinilai pernah merugikan Persipura pada periode 2009 dan 2022. Ketua TIFA 08, Billy Marcelino Maniagasi, mengatakan tim ini dibentuk untuk meminimalisasi potensi konflik horizontal yang dapat muncul akibat keputusan pertandingan yang dianggap tidak adil.
TIFA 08 mendesak Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menunjuk perangkat pertandingan dengan rekam jejak kinerja yang bersih. Mereka juga meminta agar wasit yang ditugaskan memiliki lisensi FIFA atau setidaknya termasuk perangkat pertandingan terbaik dengan catatan tanpa cela.
Tim tersebut turut menyoroti sejumlah pertandingan Adhyaksa FC Banten yang dinilai kerap diwarnai keputusan kontroversial. TIFA 08 mencatat laga-laga melawan PSPS Pekanbaru, Persekat Tegal, dan Persiraja Banda Aceh sebagai perhatian, terkait adanya anomali waktu tambahan serta penganuliran gol lawan.
Untuk menjamin objektivitas pada laga penentuan ini, TIFA 08 mendorong PSSI mempertimbangkan mendatangkan wasit asing. Selain itu, penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) diminta diaktifkan secara maksimal sepanjang pertandingan agar pengambilan keputusan dinilai lebih transparan.
Sekretaris TIFA 08, Helmy, menegaskan pengawasan ketat diperlukan demi menjaga marwah kompetisi profesional. Ia menyatakan tim tidak akan mentoleransi kelalaian yang berujung pada keberpihakan kepada salah satu klub, terutama pada keputusan krusial seperti insiden di kotak penalti maupun pemberian kartu merah.
Di luar aspek teknis, TIFA 08 juga menaruh perhatian pada faktor keamanan di stadion. Aparat keamanan diharapkan bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang berupaya merusak sportivitas, baik dari bangku cadangan maupun tribun penonton.
Persipura Jayapura disebut akan tampil maksimal untuk mengamankan tiket kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional. TIFA 08 menyatakan optimistis Persipura dapat meraih kemenangan secara terhormat, asalkan perangkat pertandingan bekerja dengan prinsip keadilan.