Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menegaskan video yang menampilkan Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, seolah mengumumkan program undian berhadiah dari BPD Bali merupakan hoaks. Pemprov Bali mengimbau masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial.
Belakangan, beredar video yang memperlihatkan Putri Koster mengajak masyarakat mengikuti program undian dalam rangka HUT RI ke-81 dengan hadiah yang diklaim mencapai Rp 2 miliar. Unggahan tersebut juga disertai tautan pendaftaran untuk mengikuti undian.
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Ida Bagus Surja Manuaba, menyatakan informasi dalam video itu tidak benar. Ia menegaskan Pemprov Bali maupun BPD Bali tidak pernah menyelenggarakan atau mengumumkan program undian sebagaimana diklaim dalam video yang beredar.
Surja Manuaba menyebut hasil analisis menunjukkan video tersebut merupakan manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dibuat oleh pihak tidak bertanggung jawab. Ia juga meminta masyarakat tidak mengklik tautan yang dicantumkan karena berpotensi disalahgunakan untuk penipuan maupun pencurian data pribadi.
Pemprov Bali mengingatkan masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima melalui kanal resmi Pemprov Bali maupun BPD Bali. Menurut Surja Manuaba, kehati-hatian dalam menyaring informasi penting untuk mencegah penyebaran hoaks dan melindungi masyarakat dari berbagai bentuk penipuan digital.
Selain itu, Pemprov Bali meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan konten serupa yang mengatasnamakan pejabat Pemprov Bali atau instansi pemerintah untuk menawarkan hadiah, investasi, atau bentuk promosi lain yang mencurigakan.