Pemkot Pagar Alam Rampungkan Konsolidasi Pengadaan Kertas HVS, Kontrak Payung Disepakati untuk HVS 80 Gram

Pemkot Pagar Alam Rampungkan Konsolidasi Pengadaan Kertas HVS, Kontrak Payung Disepakati untuk HVS 80 Gram

Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) menuntaskan tahapan konsolidasi pengadaan barang dan jasa untuk komoditas kertas HVS. Konsolidasi ini disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses pengadaan.

Rapat konsolidasi dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Pagar Alam Zaily Oktosab Fitri Abidin dan diikuti tujuh perusahaan penyedia. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Besemah Tige, Rabu (6/5/2026).

Kepala Bagian ULP, Huge Ichsan, menjelaskan konsolidasi mengacu pada Keputusan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 121 serta Keputusan Deputi Bidang Transformasi Digital Nomor 1 Tahun 2023 tentang pedoman tata cara pelaksanaan konsolidasi.

Menurut Huge, pada tahap awal terdapat delapan perusahaan penyedia yang ditetapkan sebagai pemenang lelang pada 28 April 2026. Namun satu perusahaan mengundurkan diri, sehingga tersisa tujuh penyedia yang terlibat, yakni HSS Media Infotama, Toko Maju Jaya BD, CV Facri, Toko Purnama, CV Besemah Sinergi Berdikari, Toko Eris, dan CV Pangestu Abadi.

Dalam proses konsolidasi, kesepakatan hanya tercapai untuk kertas HVS 80 gram. Adapun untuk kertas HVS 70 gram, tidak ditemukan keseragaman harga di antara para penyedia.

“Berdasarkan arahan LKPP, konsolidasi untuk HVS 70 gram dibatalkan karena tidak adanya keseragaman harga. Sehingga kontrak payung yang disepakati hanya untuk HVS 80 gram,” kata Huge.

Pada tahap lanjutan, Pemerintah Kota Pagar Alam menandatangani kontrak payung dengan tujuh penyedia yang telah ditetapkan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pengadaan sekaligus mendukung keterbukaan dalam penggunaan anggaran.

Sekda Zaily Oktosab Fitri Abidin menyatakan konsolidasi tersebut merupakan langkah strategis untuk mendukung program Pemerintah Kota Pagar Alam, terutama dalam mewujudkan pengadaan yang lebih efisien dan transparan.