Pemkot Jakarta Timur Dorong Transparansi SPMB 2026/2027 dan Pembiasaan Pilah Sampah di Sekolah

Pemkot Jakarta Timur Dorong Transparansi SPMB 2026/2027 dan Pembiasaan Pilah Sampah di Sekolah

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur mendorong transparansi dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027, sekaligus memperkuat budaya memilah sampah di lingkungan sekolah.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto mengajak kepala sekolah dan komite sekolah untuk menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, termasuk terkait penerimaan murid baru dan pembiasaan pemilahan sampah.

Menurut Kusmanto, keseragaman pemahaman antara sekolah, komite, dan orang tua menjadi faktor penting agar proses penerimaan berjalan sesuai aturan. Ia meminta sekolah melakukan sosialisasi yang masif, terbuka, dan mudah dipahami, terutama mengenai jalur penerimaan, kuota, persyaratan, serta jadwal pendaftaran.

Selain aspek pendidikan, Kusmanto juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan pemilahan sampah dari sumbernya. Ia menginstruksikan para kepala sekolah dan guru untuk mengedukasi murid agar memiliki kesadaran sejak dini.

Ia meminta dukungan kepala sekolah dan guru untuk menyosialisasikan pentingnya memilah sampah kepada para murid, sehingga budaya pengelolaan sampah dapat tertanam sejak di bangku sekolah.

Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Sinkronisasi Pendidikan, Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Sosialisasi Pemilahan Sampah, dan Roadshow Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Jakarta Timur. Kegiatan itu diikuti 200 peserta yang terdiri dari komite sekolah, perwakilan Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Wilayah 2, serta kepala sekolah dari Kecamatan Cipayung dan Ciracas.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergi Komitmen Sekolah dan Pemerintah untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan serta Mewujudkan Sekolah Unggul”. Hadir dalam acara itu antara lain Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sarjoko, Camat Cipayung Diman, Camat Ciracas Panangaran Ritonga, Ketua Umum FKKS, serta jajaran lurah dari Kecamatan Cipayung dan Ciracas.