Pemkab Pati Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor hingga 6 Februari 2026

Pemkab Pati Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor hingga 6 Februari 2026

Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, resmi memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Alam banjir dan tanah longsor. Kebijakan ini diambil karena wilayah terdampak banjir di sejumlah kecamatan masih meluas.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan status tanggap darurat yang sebelumnya berlaku pada 10 Januari hingga 24 Januari 2026, kini diperpanjang mulai 24 Januari hingga 6 Februari 2026.

“Penanganan banjir sampai sekarang ini masih tetap kita jalankan,” ujar Chandra saat memberikan keterangan kepada awak media, Minggu (25/1/2026).

Menurutnya, hingga menjelang akhir Januari masih ada sekitar 50 desa di Kabupaten Pati yang terendam banjir. Pemerintah daerah terus mengintensifkan penanganan dengan menyalurkan bantuan logistik, menambah jumlah dapur umum, serta menambah relawan di lapangan.

“Di tiap kecamatan dan tiap desa, kita selalu kirimkan bantuan dari Ransum dan dapur-dapur umum ini juga kita tambah lagi. Beberapa tempat juga kita buka kembali dapur umum dan relawannya kita tambah,” jelasnya.

Chandra juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri, khususnya Dandim 0718/Pati dan Kapolresta Pati, serta para relawan yang masih aktif membantu penanganan korban banjir.

Ia menjelaskan, bantuan disesuaikan dengan kondisi di masing-masing desa. Untuk wilayah yang belum memungkinkan memasak, pemerintah menyiapkan logistik dan makanan siap saji. Sementara desa yang masih dapat memasak akan menerima bahan mentah agar warga bisa mengolahnya sendiri.

“Ada beberapa desa yang belum bisa masak, otomatis kita siapkan logistik dan makanan siap saji. Untuk desa-desa yang masih bisa masak, kita kirimkan bahan mentah agar mereka bisa memasak sendiri,” tambahnya.

Selain penyaluran bantuan, Pemkab Pati juga menggerakkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berdonasi sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana. Chandra berharap masyarakat ikut membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir dan tanah longsor.

Dengan perpanjangan status tanggap darurat ini, pemerintah daerah berharap penanganan bencana dapat berjalan lebih optimal hingga kondisi benar-benar pulih.