Pemerintah Kabupaten Nunukan mempercepat integrasi Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B) ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Langkah ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang mewajibkan pemerintah daerah segera memasukkan LP2B ke dokumen tata ruang kabupaten/kota.
Untuk mendukung percepatan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Nunukan menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Fokus rapat diarahkan pada penyelarasan data dan percepatan proses integrasi LP2B ke dalam dokumen tata ruang daerah.
Kepala DKPP Kabupaten Nunukan, Masniadi, mengatakan koordinasi dilakukan untuk menyatukan sekaligus memvalidasi data Luas Baku Sawah yang menjadi dasar penetapan kawasan LP2B. Data yang akan diharmonisasikan meliputi Luas Baku Sawah berdasarkan Surat Keputusan Menteri ATR Tahun 2024, Peraturan Daerah Kabupaten Nunukan Nomor 3 Tahun 2024, serta kondisi eksisting luas sawah saat ini.
“Data tersebut nantinya menjadi bagian penting dalam penetapan LP2B dan akan diintegrasikan ke dalam RTRW Kabupaten Nunukan,” kata Masniadi.
Sementara itu, Kepala Bidang Infrastruktur Pangan, Sarana dan Prasarana Pertanian DKPP Kabupaten Nunukan, Iwan Hermawan, menegaskan data LP2B berperan sebagai instrumen untuk memastikan ketersediaan lahan pertanian dalam mendukung ketahanan pangan daerah, khususnya komoditas padi.
Menurut Iwan, data Luas Baku Sawah maupun LP2B diperlukan agar pemerintah daerah mengetahui secara pasti luas lahan yang dapat dipertahankan dan dikembangkan sebagai kawasan produksi pangan di Kabupaten Nunukan.
Ia menambahkan, DKPP Kabupaten Nunukan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Nunukan akan melanjutkan koordinasi dengan DPUPR Provinsi Kalimantan Utara paling lambat akhir Juli 2026. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kawasan LP2B dapat terintegrasi ke dalam RTRW Provinsi Kalimantan Utara.