Pemkab Kudus Siapkan Festival dan Bedah APBD Bersama Mahasiswa untuk Perkuat Transparansi Anggaran

Pemkab Kudus Siapkan Festival dan Bedah APBD Bersama Mahasiswa untuk Perkuat Transparansi Anggaran

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus membuka peluang kolaborasi dengan kalangan mahasiswa untuk memperkuat transparansi pengelolaan anggaran daerah. Salah satu gagasan yang tengah disiapkan adalah penyelenggaraan Festival Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Bedah APBD Kabupaten Kudus dengan melibatkan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sunan Kudus.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris usai menerima laporan hasil penelitian mahasiswa mengenai efektivitas program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu, 22 Juli 2026.

Sam’ani menilai kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi tidak hanya penting dalam kegiatan penelitian, tetapi juga berperan dalam edukasi publik terkait kebijakan. Ia mengapresiasi riset mahasiswa yang dinilai dapat memberikan masukan objektif bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berterima kasih atas penelitian yang telah dilakukan. Ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan mahasiswa. Ke depan kami berharap kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut,” kata Sam’ani.

Ia menjelaskan, Festival APBD dan Bedah APBD dirancang sebagai ruang edukasi agar masyarakat dapat memahami proses penyusunan, alokasi, hingga pemanfaatan anggaran daerah untuk pembangunan. Menurutnya, keterbukaan informasi mengenai APBD merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.

Dengan melibatkan mahasiswa, Sam’ani berharap diskusi mengenai anggaran daerah dapat disampaikan dengan cara yang lebih mudah dipahami masyarakat luas. Meski demikian, konsep pelaksanaan kegiatan masih akan dimatangkan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak DEMA. Pemkab Kudus juga belum menetapkan waktu pelaksanaannya.