Pemkab Ketapang Evaluasi Perumda Tirta Pawan, Dorong Profesionalisme dan Transparansi

Pemkab Ketapang Evaluasi Perumda Tirta Pawan, Dorong Profesionalisme dan Transparansi

Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir melakukan monitoring dan evaluasi kinerja serta tata kelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Pawan, Selasa (5/5). Evaluasi ini dilakukan setelah sebelumnya Pemkab Ketapang mengevaluasi PT Ketapang Mandiri.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk memastikan optimalisasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Fokusnya adalah peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat sekaligus mendorong kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Jamhuri menegaskan Perumda Air Minum memiliki dua tujuan utama, yakni pelayanan publik dan kontribusi pendapatan bagi daerah. Karena itu, ia menilai evaluasi menyeluruh diperlukan untuk mengetahui kondisi riil perusahaan, mulai dari kesehatan keuangan, tata kelola, hingga kualitas layanan.

“Pemerintah daerah sebagai pemegang saham tunggal perlu mengetahui secara detail kondisi perusahaan, apakah dalam keadaan sehat atau tidak. Dari situ kita dapat menentukan langkah strategis ke depan,” ujar Jamhuri.

Ia juga menyoroti perlunya pembenahan manajemen dan perubahan pola pikir dalam pengelolaan perusahaan daerah. Menurutnya, BUMD harus dikelola secara profesional, efisien, dan berorientasi pada kinerja.

“Tidak boleh ada mindset bahwa untung atau rugi tidak menjadi persoalan. Perusahaan daerah harus dikelola dengan prinsip bisnis yang sehat, transparan, dan akuntabel,” katanya.

Jamhuri berharap Perumda Tirta Pawan segera menyiapkan langkah pembenahan yang konkret dan terukur. Ia menekankan perusahaan perlu meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah.

“Perusahaan ini tidak hanya hadir untuk melayani, tetapi juga harus mampu memberikan nilai tambah bagi daerah. Kita ingin ke depan Perumda ini benar-benar sehat, profesional, dan dipercaya masyarakat,” ucapnya.