Pemerintah Desa (Pemdes) Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, memasang baliho berukuran jumbo di halaman kantor desa sebagai upaya memperkuat keterbukaan informasi publik. Baliho tersebut ditempatkan di lokasi yang mudah diakses warga, sehingga dapat dilihat oleh masyarakat yang datang mengurus administrasi maupun yang melintas di sekitar kantor desa.
Baliho itu memuat rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Perubahan Tahun Anggaran 2026. Pemdes Cijulang menyebut pemasangan papan informasi tersebut sebagai bentuk komitmen untuk mengedepankan akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik di tingkat desa.
Kepala Desa Cijulang, Jalaludin, mengatakan keterbukaan anggaran tidak semata rutinitas administratif, melainkan penghormatan terhadap hak warga untuk mengetahui arah kebijakan pembangunan dan pengelolaan dana publik. “Pemasangan baliho informasi APBDes Perubahan 2026 ini adalah bentuk transparansi Pemdes Cijulang kepada seluruh lapisan masyarakat. Kami ingin warga tahu secara jelas, ringkas, dan terbuka mengenai alokasi anggaran yang digunakan untuk pembangunan desa,” ujarnya.
Menurut Jalaludin, pemilihan lokasi di halaman kantor desa dilakukan agar informasi anggaran dapat dilihat langsung oleh masyarakat. Ia berharap langkah tersebut dapat memperkuat pemahaman warga terhadap penggunaan anggaran desa.
Pemdes Cijulang menilai penyajian informasi anggaran secara visual dan terbuka penting untuk menjaga kepercayaan publik, terutama di tengah pengawasan terhadap alokasi dana desa. Langkah ini juga disebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang menegaskan hak masyarakat untuk memperoleh akses informasi terkait pengelolaan keuangan.
Melalui publikasi APBDes Perubahan 2026 tersebut, Pemdes Cijulang berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga berperan aktif dalam pengawasan demi terwujudnya tata kelola desa yang bersih, responsif, dan akuntabel.