Ombudsman Kunjungi Kantor BGN, Bahas Pengawasan Tata Kelola dan Transparansi Program MBG

Ombudsman Kunjungi Kantor BGN, Bahas Pengawasan Tata Kelola dan Transparansi Program MBG

Sejumlah anggota Ombudsman RI yang diwakili Fikri Yasin dan Nuszan Johar bersama jajaran mendatangi Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) pada Kamis (16/7). Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut nota kesepahaman terkait sinergi pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan diskusi difokuskan untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga agar pelayanan publik dalam pelaksanaan program MBG berjalan transparan, akuntabel, serta mencegah terjadinya maladministrasi.

“Diskusi strategis ini dilakukan untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam memastikan pelayanan publik yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menyelenggarakan Program Makan Bergizi Gratis berjalan secara transparan, akuntabel dan tidak terjadi maladministrasi,” kata Arumsari melalui akun Instagram resminya, dikutip Jumat (17/7).

Menurut Arumsari, sinergi pengawasan tersebut dinilai penting untuk memastikan program gizi nasional dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat yang tepat sasaran bagi masyarakat luas.

Ia juga menyampaikan harapan agar tindak lanjut kerja sama ini dapat mendorong perbaikan tata kelola, mencegah maladministrasi, serta meningkatkan kapasitas BGN, termasuk dalam komunikasi publik, guna mendukung keberlanjutan program pemenuhan gizi nasional.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk memberikan dukungan penuh kepada BGN dalam menyukseskan pelaksanaan Program MBG. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan pada Rabu (15/7) sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi program prioritas nasional.

Dalam rapat itu, Presiden menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaan program MBG semakin optimal dan mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.