NTB Perketat Tata Ruang Tambak untuk Lindungi Habitat Hiu Paus di Teluk Saleh

NTB Perketat Tata Ruang Tambak untuk Lindungi Habitat Hiu Paus di Teluk Saleh

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperketat tata ruang pengembangan tambak untuk melindungi habitat hiu paus di Teluk Saleh, kawasan perairan yang berada di antara Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Dompu.

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Hikmah Aslinasari, mengatakan penataan ruang menjadi faktor utama dalam pembangunan dan pengelolaan tambak agar tidak merusak habitat hiu paus. Menurutnya, pengetatan regulasi tata ruang diharapkan membuat sektor perikanan budidaya dan pariwisata dapat berjalan berdampingan secara berkelanjutan.

Hikmah menilai tambak yang tidak mematuhi regulasi lingkungan berpotensi menimbulkan pencemaran. Kondisi tersebut dapat berdampak langsung pada kualitas perairan dan keberlanjutan ekosistem Teluk Saleh. Karena itu, ia menekankan pentingnya pengembangan tambak ramah lingkungan, termasuk perhatian terhadap pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan.

Pemerintah NTB juga menetapkan perairan Teluk Saleh sebagai kawasan konservasi hiu paus berbasis biota. Perairan seluas 1.459 kilometer persegi dengan panjang 282 kilometer itu dikenal sebagai habitat hiu paus yang menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Riset Yayasan Konservasi Indonesia pada 2017–2022 mencatat terdapat 108 individu hiu paus di Teluk Saleh. Data tersebut menempatkan Teluk Saleh sebagai habitat hiu paus terbesar kedua setelah Teluk Cenderawasih di Papua Barat.

Selain bernilai ekonomi bagi masyarakat sekitar, Teluk Saleh disebut tetap dijaga sebagai kawasan konservasi hiu paus dan keanekaragaman hayati laut lainnya. Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi NTB, Fathul Gani, menyatakan pemerintah memberikan dukungan melalui kebijakan, koordinasi antarinstansi, serta fasilitasi program di lapangan agar pengembangan tambak tidak mengancam habitat hiu paus.

Ia menegaskan pengembangan tambak di Teluk Saleh perlu mengedepankan prinsip keberlanjutan, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan habitat hiu paus, serta sinergi antara sektor perikanan dan ekowisata.