Mahasiswa PMII UPI Sumenep Kunjungi SKK Migas–KKKS Jabanusa, Dorong Transparansi Informasi Hulu Migas

Mahasiswa PMII UPI Sumenep Kunjungi SKK Migas–KKKS Jabanusa, Dorong Transparansi Informasi Hulu Migas

SUMENEP — Sinergi antara kalangan mahasiswa di Madura dan industri hulu minyak dan gas bumi (migas) terus diperkuat melalui agenda edukasi dan keterbukaan informasi. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jabanusa bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Sumenep menerima kunjungan Komisariat PMII Universitas PGRI (UPI) Sumenep.

Kunjungan tersebut menjadi ruang dialog antara dunia industri dan mahasiswa untuk membangun pemahaman yang lebih utuh, terbuka, dan berbasis data mengenai industri hulu migas yang kerap dipandang rumit oleh masyarakat.

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Febrian Ihsan, menyatakan keterlibatan mahasiswa penting untuk memperkuat literasi publik terhadap sektor energi strategis nasional. Ia juga menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk kolaborasi antara industri dan generasi muda.

Menurut Febrian, industri hulu migas berperan dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memberikan kontribusi ekonomi hingga ke daerah, termasuk Madura. Karena itu, mahasiswa dan akademisi dinilai memiliki posisi strategis sebagai mitra dalam menyampaikan informasi yang objektif kepada masyarakat. Ia berharap mahasiswa dapat menjadi jembatan informasi yang konstruktif di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa diajak menelusuri Migas Corner, pusat edukasi yang memuat informasi tentang industri hulu migas, mulai dari sejarah industri, proses bisnis, skema kontrak kerja sama, hingga kontribusi ekonomi dan sosial. Mahasiswa juga diperkenalkan pada komitmen industri terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program pengembangan masyarakat (PPM).

Rangkaian edukasi dilengkapi dengan ruang imersif yang mensimulasikan aktivitas fasilitas migas lepas pantai (offshore), termasuk penerapan standar keselamatan kerja.

Ketua Komisariat PMII UPI Sumenep, Diky Alamsyah, mengapresiasi keterbukaan SKK Migas dan KKKS dalam memberikan akses informasi secara langsung. Ia menilai kunjungan tersebut bermanfaat karena memberikan gambaran mengenai operasional industri migas yang tetap memperhatikan aspek keselamatan, perlindungan lingkungan, serta dampak ekonomi.

Sebagai kontribusi balik, mahasiswa PMII UPI Sumenep menyerahkan naskah policy brief kepada SKK Migas Jabanusa dan KKKS Wilayah Sumenep. Dokumen itu diharapkan menjadi masukan dalam pengembangan pusat informasi migas yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan publik.

Melalui kolaborasi ini, SKK Migas dan KKKS menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dengan mahasiswa Madura guna membangun ekosistem komunikasi yang lebih transparan, partisipatif, dan berkelanjutan dalam mendukung industri hulu migas nasional.