Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) yang tergabung dalam Kelompok 27 Kuliah Kerja Nyata (KKN) menghadirkan program pendidikan gratis berbasis ilmiah dan demokratis bagi murid kelas 1 hingga 5 sekolah dasar di Desa Sulu Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.
Program tersebut dirancang sebagai ruang belajar alternatif yang ramah anak. Metode pembelajaran yang digunakan menekankan suasana belajar menyenangkan, dialogis, dan partisipatif, dengan tujuan mendorong rasa ingin tahu, keberanian bertanya, serta kemampuan berpikir kritis anak sejak dini.
Koordinator Kelompok KKN 27 Unimal, Fauzul Hidayat, dalam keterangan tertulis pada Minggu (25/1/2026) menyampaikan bahwa pendidikan dasar menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter dan pola pikir anak. Menurutnya, siswa kelas 1 sampai 5 berada pada fase awal pembentukan cara berpikir sehingga memerlukan pendekatan yang mendorong keterlibatan aktif dalam proses belajar.
“Karena itu, pendekatan ilmiah dan demokratis menjadi penting agar mereka terbiasa belajar secara aktif, berani berpendapat, dan saling menghargai,” kata Fauzul.
Kegiatan dalam program ini mencakup pembelajaran dasar membaca, menulis, dan berhitung. Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan ilmu pengetahuan sederhana, permainan edukatif, serta diskusi ringan yang disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman anak.
Fauzul menjelaskan, dalam setiap proses pembelajaran anak ditempatkan sebagai subjek aktif agar tercipta suasana belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan.
Program tersebut disebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Para orang tua menilai kehadiran mahasiswa KKN membantu pendampingan belajar anak, terutama di luar jam sekolah, sekaligus memberi motivasi tambahan agar anak lebih semangat belajar.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Unimal berharap dapat berkontribusi memperkuat pendidikan dasar anak-anak serta menumbuhkan kesadaran bersama bahwa pendidikan adalah hak setiap anak dan menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

