Edukasi literasi digital dinilai menjadi salah satu cara penting untuk menghadapi penyebaran hoaks, terutama yang berkaitan dengan isu kesehatan dan kebijakan kesehatan. Di tengah arus informasi yang berkembang pesat, kemampuan masyarakat untuk memahami dan menilai informasi menjadi semakin dibutuhkan.
Dalam konteks ini, literasi digital berperan membantu publik memilah informasi yang akurat dan dapat dipercaya dari informasi yang menyesatkan. Dengan kemampuan tersebut, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi berbagai klaim yang beredar di ruang digital, khususnya yang dapat memengaruhi pemahaman dan sikap terhadap isu kesehatan.

