JAKARTA — Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyebut kliennya selama ini kesulitan mendapatkan transparansi terkait rincian pengeluaran, termasuk tagihan kartu kredit yang disebut digunakan Sarwendah.
Menurut Minola, Ruben selama ini hanya menerima informasi berupa nominal tagihan yang harus dibayarkan, tanpa penjelasan detail transaksi. Ia mengatakan, setiap bulan Ruben diminta membayar setengah dari total pemakaian kartu kredit pada bulan tersebut dengan alasan untuk kebutuhan anak-anak.
Minola menjelaskan, Ruben sempat mempertanyakan rincian penggunaan kartu kredit. Namun, kata dia, tidak ada penjelasan yang diberikan. Dalam penuturan Minola, Ruben hanya diminta membayar sejumlah uang, misalnya Rp 50 juta yang disebut sebagai setengah dari total tagihan Rp 100 juta, tanpa pernah melihat tagihan sebenarnya.
Minola mengaku tidak mengetahui apakah kartu kredit tersebut berasal dari Ruben dan diberikan kepada Sarwendah untuk kebutuhan anak-anak. Namun, ia menegaskan bahwa yang diinginkan kliennya adalah kejelasan penggunaan.
Selain urusan kartu kredit, Minola juga menyebut Ruben masih membayarkan uang bulanan lebih dari Rp 200 juta yang juga disebut untuk anak-anak. Minola menegaskan dirinya menyampaikan pernyataan berdasarkan data dan fakta, serta menilai Ruben tidak mungkin melakukan pembohongan hanya untuk menyelamatkan nama baik.
Sebelumnya, Minola menyatakan alasan Ruben kini angkat bicara dan menunjukkan bukti-bukti bukan untuk memojokkan atau menjatuhkan pihak mana pun. Ia mengatakan, langkah itu dilakukan untuk meluruskan pernyataan yang dinilai semakin menyimpang dari fakta yang ada.
Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai secara verstek pada Selasa (24/9/2024). Ruben menggugat cerai Sarwendah pada 11 Juni 2024 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan setelah sekitar 11 tahun menikah.