Sejumlah unggahan di media sosial yang beredar pada akhir April 2026 menampilkan konten yang diklaim memperlihatkan kecelakaan lalu lintas. Dalam konten tersebut terlihat beberapa jenazah korban kecelakaan yang ditutup kain putih. Di kejauhan, tampak sebuah bus dan truk dalam posisi terbalik.
Unggahan yang beredar tidak menyertakan keterangan lokasi maupun waktu kejadian. Namun, ketika pengguna mengeklik konten tersebut, tautan yang muncul justru mengarah ke sebuah marketplace. Konten itu diketahui digunakan sebagai strategi clickbait oleh afiliator marketplace.
Penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan bahwa informasi dalam unggahan tersebut perlu diluruskan dengan konteks yang lebih utuh. Peristiwa kecelakaan bus yang ditampilkan tidak terjadi di Indonesia dan bukan terjadi pada April 2026.
Foto yang digunakan merupakan dokumentasi kecelakaan bus dan truk yang terjadi di Gualan, wilayah timur Guatemala, pada 22 Desember 2019. Dalam peristiwa itu, setidaknya 21 orang dilaporkan tewas, termasuk sembilan anak-anak.
Dengan demikian, konten yang beredar menempatkan foto asli dalam konteks yang keliru, baik dari sisi lokasi maupun waktu kejadian.