Komisi II DPR Umumkan 18 Calon Ombudsman RI, Buka Masukan Publik Jelang Uji Kelayakan

Komisi II DPR Umumkan 18 Calon Ombudsman RI, Buka Masukan Publik Jelang Uji Kelayakan

Komisi II DPR RI mengumumkan 18 nama calon anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) masa jabatan 2026–2031 yang diajukan Presiden Republik Indonesia. Menjelang pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), Komisi II membuka ruang partisipasi publik untuk menyampaikan masukan, saran, dan catatan kritis terkait rekam jejak para kandidat.

Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengatakan uji kelayakan dan kepatutan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Januari 2026, sesuai ketentuan tata tertib DPR RI. Ia menegaskan proses seleksi akan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan terbuka. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Rifqinizamy menjelaskan, pengajuan 18 calon tersebut disampaikan Presiden melalui Surat Presiden Nomor R69/P/11/2025. Mengacu pada Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI, Komisi II DPR RI akan memilih sembilan orang terbaik untuk ditetapkan sebagai Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Ombudsman RI.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima menekankan bahwa proses seleksi di DPR tidak lagi berfokus pada aspek administratif semata. Menurutnya, pendalaman terhadap visi, misi, serta strategi penguatan kelembagaan Ombudsman menjadi perhatian utama, termasuk integritas, kepemimpinan moral, dan keberpihakan calon terhadap kepentingan masyarakat. Ia juga menyatakan Komisi II akan mendalami rekam jejak dan profil masing-masing kandidat.

Untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif, Komisi II mengajak masyarakat menyampaikan masukan secara tertulis kepada Sekretariat Komisi II DPR RI, baik secara langsung maupun melalui surat elektronik, dengan mencantumkan identitas lengkap. Batas waktu penyampaian masukan ditetapkan paling lambat 24 Januari 2026 pukul 12.00.

Berikut 18 calon anggota Ombudsman RI masa jabatan 2026–2031 yang diajukan Presiden beserta latar belakang profesinya: Abdul Ghoffar (Pegawai Negeri Sipil); AH Maftuchan (Praktisi Lembaga Swadaya Masyarakat); Asnifriyanti Damanik (Advokat); Dian Rubianty (Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia); Faisal Amir (Pegiat LSM); Fikri Yasin (Tenaga Ahli MPR RI); Hery Susanto (Anggota Ombudsman RI 2021–2026); I Gusti Ngurah Agung Yuliarta Endrawan (Jaksa); Maneger Nasution (Akademisi); Muhammad Nurkhoiron (Pegiat Hak Asasi Manusia); Nazir Salim Manik (Akademisi); Nuzran Joher (Swasta); Partono (Peneliti); Radian Syam (Akademisi); Rahmadi Indra Tektona (Akademisi); Robertus Na Endi Jaweng (Anggota Ombudsman RI 2021–2026); Syafrida Rachmawati Rasahan (Tenaga Ahli DPR RI); Wahidah Suaib (Pegiat Pemilu).