Klarifikasi: Video Jenazah Dimasukkan ke Ambulans Bukan Benjamin Netanyahu

Klarifikasi: Video Jenazah Dimasukkan ke Ambulans Bukan Benjamin Netanyahu

Sebuah video yang beredar di media sosial diklaim memperlihatkan jenazah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat dimasukkan ke dalam ambulans. Unggahan tersebut muncul di tengah kabar mengenai kematian Netanyahu yang hingga kini masih simpang siur.

Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan klaim itu tidak benar. Jenazah dalam video tersebut bukan Netanyahu, melainkan korban serangan Israel di Beirut, Lebanon, pada 12 Maret 2026.

Video yang dimaksud beredar di sejumlah unggahan Facebook. Rekaman itu menampilkan beberapa orang mengangkat kantung jenazah dan memasukkannya ke bagian belakang mobil ambulans. Salah satu unggahan menyertakan narasi bahwa video tersebut merupakan “rekaman eksklusif” yang diduga menunjukkan jenazah Netanyahu yang ditutup kain putih.

Dalam penelusurannya, Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar dari video lalu melacaknya menggunakan Google Lens. Hasilnya, video tersebut ditemukan identik dengan unggahan di platform X pada 13 Maret 2026. Keterangan pada unggahan tersebut menyebut video diambil setelah Israel menjatuhkan bom ke tenda para pengungsi di Beirut, Lebanon.

Al Jazeera melaporkan pada 12 Maret 2026 bahwa Israel melakukan serangan “double tap” di kawasan pinggir pantai Ramlet al-Baida, Beirut. Lokasi itu disebut menjadi tempat ratusan warga Lebanon mengungsi di tengah konflik yang terjadi antara Israel dan Iran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan delapan orang meninggal dunia dan 31 orang mengalami luka.

Badan Berita Nasional Lebanon (NNA) juga melaporkan bahwa pasukan Israel membunuh sejumlah orang lainnya dalam serangan di Lebanon selatan dan wilayah lain di negara tersebut.