Klaim Video Yusuf Mansur Bagi Dana Bantuan Ramadhan 2026 Dipastikan Hoaks, Terindikasi Deepfake AI

Klaim Video Yusuf Mansur Bagi Dana Bantuan Ramadhan 2026 Dipastikan Hoaks, Terindikasi Deepfake AI

Sebuah unggahan di media sosial mengeklaim Ustaz Yusuf Mansur memberikan dana bantuan bagi 30 orang selama Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026. Dalam unggahan tersebut, warganet diminta berkomentar dan membagikan video untuk bisa mendapatkan bantuan.

Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan klaim itu tidak benar. Video yang beredar disebut merupakan konten manipulasi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) atau deepfake.

Sejumlah kejanggalan terlihat saat video dicermati. Gerakan wajah dalam video tampak kaku, sementara gerak bibir tidak sinkron dengan ucapan yang terdengar.

Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian memeriksa keaslian video menggunakan Hive Moderation. Hasilnya, video tersebut terdeteksi sebagai video yang dihasilkan AI, dengan probabilitas sebagai AI generatif sebesar 80,6 persen.

Selain itu, tidak ditemukan informasi mengenai program bantuan Ramadhan untuk 30 orang di akun media sosial milik Yusuf Mansur. Temuan ini memperkuat kesimpulan bahwa video tersebut bukan informasi resmi.

Kompas.com menyebut konten semacam ini merupakan modus penipuan yang berulang, memanfaatkan teknologi deepfake untuk menampilkan tokoh publik seolah-olah menawarkan bantuan. Sebelumnya, konten manipulasi AI dengan pola serupa juga pernah menampilkan tokoh agama lain.

Dengan demikian, video yang mengeklaim Ustaz Yusuf Mansur memberikan dana bantuan kepada 30 orang selama Ramadhan dipastikan hoaks dan merupakan hasil manipulasi. Masyarakat diimbau waspada terhadap unggahan yang meminta interaksi seperti komentar dan membagikan konten sebagai syarat memperoleh bantuan.