Klaim Mahkamah Internasional Nyatakan Ijazah Sarjana Jokowi Asli Disebut Hoaks

Klaim Mahkamah Internasional Nyatakan Ijazah Sarjana Jokowi Asli Disebut Hoaks

Sebuah narasi yang beredar di media sosial menyebut Mahkamah Internasional telah menyatakan ijazah sarjana mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah asli. Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan klaim tersebut tidak benar atau hoaks.

Narasi itu dibagikan sejumlah akun Facebook pada April 2026. Dalam unggahan tersebut, disertakan tangkapan layar yang diklaim sebagai artikel pendukung pernyataan bahwa Mahkamah Internasional sudah memutuskan keaslian ijazah sarjana Jokowi.

Berdasarkan penelusuran, Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan pernyataan resmi dari Mahkamah Internasional terkait polemik keaslian ijazah sarjana Jokowi. Selain itu, klaim tersebut dinilai tidak masuk akal karena Mahkamah Internasional bukan lembaga yang mengadili perkara semacam sengketa ijazah.

Mahkamah Internasional atau International Court of Justice (ICJ) merupakan lembaga kehakiman Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berkedudukan di Den Haag, Belanda. Fungsi utamanya adalah mengadili dan menyelesaikan sengketa antarnegara anggota PBB, serta memberikan pendapat bersifat nasihat kepada organ resmi dan badan khusus PBB.

Dalam penelusuran tangkapan layar yang dicantumkan pada narasi tersebut, Kompas.com juga menemukan logo Better World Campaign (BWC). BWC disebut sebagai organisasi nonpartisan yang berbasis di Washington DC dan berupaya memperkuat hubungan antara Amerika Serikat dan PBB.

Dengan demikian, klaim bahwa Mahkamah Internasional menyatakan ijazah sarjana Jokowi asli dinyatakan sebagai hoaks. Sengketa ijazah Jokowi bukan ranah Mahkamah Internasional, karena kewenangan lembaga tersebut berfokus pada penyelesaian sengketa antarnegara anggota PBB.