Klaim Mahfud MD Tawarkan Bantuan Rp 100 Juta via WhatsApp Ternyata Hoaks

Klaim Mahfud MD Tawarkan Bantuan Rp 100 Juta via WhatsApp Ternyata Hoaks

Sebuah unggahan di media sosial yang beredar pada akhir Juli 2026 mengeklaim mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menawarkan dana bantuan senilai Rp 100 juta melalui nomor WhatsApp. Dalam narasi yang beredar, warganet diminta menuliskan nomor WhatsApp di kolom komentar agar dapat dihubungi.

Klaim tersebut beredar, salah satunya, melalui unggahan akun Facebook yang menampilkan foto dan suara Mahfud. Unggahan itu menyebut bantuan akan diberikan kepada masyarakat yang mengikuti instruksi yang dicantumkan.

Namun, hasil penelusuran menunjukkan informasi tersebut tidak benar. Tim Cek Fakta Kompas.com memeriksa akun media sosial Mahfud MD dan tidak menemukan unggahan atau pernyataan terkait pemberian dana bantuan Rp 100 juta melalui WhatsApp.

Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan menggunakan alat pendeteksi konten sintetis Hive Moderation dan Truth Scan. Hasilnya, suara Mahfud dalam video yang beredar terdeteksi sebagai audio yang dihasilkan kecerdasan buatan (AI). Hive Moderation mendeteksi probabilitas sebesar 99,3 persen bahwa suara tersebut dibuat oleh AI, sementara Truth Scan mengidentifikasinya sebagai AI generatif dengan probabilitas 99 persen.

Selain itu, foto yang digunakan dalam unggahan tersebut diketahui identik dengan foto yang pernah dimuat di Detik.com pada 2018. Foto itu sebelumnya digunakan sebagai ilustrasi artikel berjudul “Dituding Cuma Ongkang-ongkang, Mahfud MD Beberkan Kinerja BPIP”.

Dengan demikian, unggahan yang mengeklaim Mahfud MD menawarkan dana bantuan Rp 100 juta melalui nomor WhatsApp merupakan konten manipulatif. Audio dalam video terdeteksi dibuat dengan AI, dan Mahfud disebut tidak pernah menawarkan bantuan tersebut.